Tentang SPBU Di Sepanjang Jalur Bojonegoro – Jatirogo, Begini Faktanya

174
Salah satu SPBU di jalur Bojonegoro - Jatirogo Tuban

TUBAN (Kabarjawatimur.com) – Santernya pemberitaan terkait Bahan Bakar Minyak (BBM) Bersubsidi jenis solar di Kabupaten Tuban, tak urung menciptakan beberapa paradigma di tengah masyarakat.

Meski tak mengetahui secara spesifik nama-nama oknum pelaku penimbun solar tersebut, tetapi imbas penghakiman sosial tetap mengarah pada keterlibatan SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) yang ada.

Namun, tak sedikit pula yang lebih berpendapat bahwa kejadian tersebut adalah murni ulah para oknum saja, dan mereka lebih menilai sisi positif atau manfaat adanya SPBU itu sendiri.

Menelisik lebih jauh perihal tersebut, awak media kabarjawatimur.com mencoba melakukan penelusuran ke beberapa titik lokasi SPBU yang terletak di sepanjang jalur Bojonegoro – Jatirogo.

Baca Juga  Syaifuddin Minta Skema Pembiayaan Perpres 80 Direvisi

Bisa dikatakan, jumlah kendaraan yang melintas di jalan Bojonegoro – Jatirogo tidaklah sepadat jalur Pantura, dan hal tersebut diasumsikan sudah seimbang dengan jumlah SPBU di sepanjang jalur, sehingga wajar saja jika kebutuhan BBM bisa tercover.

Loading...

Seperti yang diungkapkan oleh beberapa supir truk bermuatan besar yang sedang mengantri solar di SPBU Podang, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban, bahwa dirinya menganggap tidak ada masalah dengan pembelian solar meski harus mengantri panjang.

“Saya ndak ngurusi isu itu mas, yang jelas pembelian solar saya bisa dilayani disini, meski kadang juga kehabisan karena kalah sama jurigen-jurigen perengkek,” ucap Darwoto, Pengemudi asal Probolinggo. Minggu (10/07/2022).

Baca Juga  Aksi ke Empat Korban Cewek, Jambret ini Dibekuk

Selain itu, Darwoto mengatakan bahwa sebenarnya Ia lebih memilih untuk mengisi BBM dan beristirahat di SPBU Sendangrejo Parengan, dengan alasan stok yang selalu ada, dan halaman parkir yang cukup luas untuk beristirahat.

“Sebenarnya kalau jalur Bojonegoro – Jatirogo, mending ngisi di bedrek (SPBU Sendangrejo) mas, karena disana jarang antri dan pasti dilayani dulu sebelum jurigen milik petani,” terangnya.

Sementara itu, kabar keterlibatan SPBU dalam permainan mafia solar bukanlah menjadi rahasia umum lagi, namun beberapa diantaranya terpantau tetap mengedepankan (melayani terlebih dahulu) konsumen lain, dan ada pula SPBU yang terkesan sengaja menutup penjualan untuk umum. (*)

Reporter : Pradah Tri W

Loading...
Artikulli paraprakSekaligus Silaturahmi, Kakanwil Salat Iduladha Bersama Wali Kota Surabaya
Artikulli tjetërDiduga Bayar Sharing ke PT New Glenfalloch, Kawasan Konservasi Rusak

Tinggalkan Balasan