Tas Diduga Bom Gegerkan Kantor Kelurahan Pacar Kembang Surabaya

345

SURABAYA,(Kabarjawatimur.com)-
Kantor Kelurahan Pacar Kembang, Jalan Bronggalan Gg. II No. 24 Surabaya mendadak ramai, pasalnya ditempat itu didepan pagar terdapat tas warna merah tanpa pemilik.

Tas tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang petugas linmas saat hendak keluar kantor, Rabu (14/10/2020) sore dan dugaanya adalah barang berbahaya.

Karena tak ada yang mengakui memiliki tas itu, petugas linmas mencoba mengambil tas tersebut menggunakan tongkat.

Saat itu terlihat isi tas berupa dua buah kemasan bertuliskan kode bahan kimia, ditambah ada selang dan regulator dan sebuah kitab.

Kapolsek Tambaksari, AKP Akay Fahli, Rabu (14/10/2020), mengatakan karena petugas Linmas curiga dan diduga berisi hal berbau bom, petugas langsung melaporkan ke Polsek.

Baca Juga  Tebu Tidak Diangkat Diduga Mengalami Kerugian, Berikut Penjelasannya

“Info itu kita kroscek lalu dilaporkan ke Polrestabes untuk didatangkan tim Gegana sesuai SOP Prosedur penanganan,” sebut Akay Fahli.

Loading...

Sekitar pukul 19.00 WIB, tim Gegana Brimob Polda Jatim menerjunkan dua unit kendaraan.

Setelah ditangani, ternyata isi dalam tas tersebut bukanlah bom seperti yang disangkakan banyak orang.

Diketahui, dalam tas tersebut hanya bahan kimia bertuliskan Monoksida dan Karbon Dioksida. Tidak ada gas juga kitab warna kuning bertuliskan arab.

“Saat ini, keterangan saksi masih kita dalami. Kemungkinan itu ulah orang yang iseng dan tas langsung diamankan ke Mapolsek,” tambah Akay Fahli.

Sementara, Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Hartoyo menghimbau agar masyarakat tidak resah tehadap temuan yang diduga bom itu.

Baca Juga  Dari Pengedar Barang Jalan Kunti, Polisi Amankan Puluhan Poket Siap Edar

“Petugas Gegana mengecek dan memastikan bukan bom dan bukan barang berbahaya,” katanya.(*)

Reporter : Eko

Teks : Petugas Gegana dilokasi kejadian

Loading...
Artikulli paraprak3 Cawabup Jember Siap Sejahterakan Disabilitas
Artikulli tjetërAnggota Komisi III Wihadi Wiyanto Minta Imigrasi Awasi Ketat Orang Asing Masuk Jatim Secara Ilegal

Tinggalkan Balasan