Taman Surabaya Kenjeran Rawan Jambret, Polisi Kecolongan

212

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com)-
Kejadian jambret maupun perampasan HP kerap terjadi di sekitar Taman Surabaya di Kecamatan Bulak Kenjeran Surabaya.

Meski petugas Kepolisian setempat dalam hal ini, Polsek Kenjeran kerap melakukan patroli baik terbuka maupun tertutup dirasa masih kurang.

Banyak korban kejahatan diarea tersebut yang belum terungkap oleh Polsek Setempat, bahkan para korbannya banyak yang mengupload kejadian yang menimpanya di media sosial.

Beberapa bulan lalu, tepatnya Sabtu (8/2/2020), sore sekitar pukul 14.30 WIB, seorang ABG bernama, Arvindo (15), menjadi korban. HP dan dompet miliknya diambil orang yang baru saja dikenalnya,

Petaka berawal ketika, korban dan temannya sekitar lima orang bermain di Taman Bulak,

Terbaru, pada Kamis, 12 Maret 2020, lalu pukul 01.50 WIB, pria bernama Siswoto warga Jalan Kalibutuh Surabaya menjadi korban perampasan.

Baca Juga  Selain Barbershop, Pria ini Juga Punya Kerja Sampingan

Namun karena melawan, motor korban dapat diselamatkan meski menyebabkan korban luka parah.

Korban ini bercerita, jika sekitar pukul 23.30 WIB, dirinya bersama temannya bernama Joko Pawato warga Graha Famili 4 Blok.O No.129 Surabaya sedang nongkrong diwarung sambil mimum kopi di Taman Suroboyo.

Loading...

Pukul.00.30 WIB, kami berdua hendak pulang dengan menggunakan sepeda motor melalui Jalan Nambangan.

Tiba-tiba kami diikuti, sepeda motor lalu, salah satu diduga pelaku menyerang dengan menggunakan senjata tajam dan mengenai bagian pelipis, hidung dan pipi sebelah kanan hinga akhirnya korban terjatuh.

Usai dikeroyok pelaku, kemudian ada kendaraan mobil dari arah belakang, sehingga para pelaku melarikan diri dan sempat mengambil kunci sepeda motor yang masih menempel dikendaraan.

Baca Juga  Andikpas Jatim Dapat Remisi Hari Anak Nasional 2022

“Usai kejadian ini, saya melapor ke Polsek Kenjeran dengan Nomor : LP/ 62/B/I/2020/Jatim/Res Pelabuhan tanjung Perak Sek Kenjeran,” sebut korban.

Sementara, Kapolsek Kenjeran Kompol Esti Setija Oetami ketika dikonfirmasi membantah jika anggotanya kerap kecolongan pelaku kejahatan jalanan di sekitar Taman Suroboyo.

Anggota selalu Patroli Kring Reskrim, juga ada patroli Sabhara yang bersinggungan antara Patroli tertutup dan terbuka.

“Tapi selama saya menjabat di Kenjeran sudah 10 hari belum ada laporan dari Taman Suroboyo,” jelas Esti, Sabtu (14/3/2020). (*)

Reporter : Eko

 

Loading...
Artikulli paraprakMeski Pelajar, Siswi ini Buat Dua Perampas Motor HP Dibekuk
Artikulli tjetërKarena Jalan Kunti Dua Pria Dipenjara, Kali ini Tukang Becak dan Kuli Bangunan

Tinggalkan Balasan