Takjil Pisang Goreng Isi SIM Card Gagal Masuk Lapas Narkotika Pamekasan

8
Pelaku pembawa takjil pisang goreng

PAMEKASAN, (Kabarjawatimur.com)- Takjil pisang goreng diisi SIM Card operator seluler ditemukan oleh petugas Lapas Narkotika Pamekasan, Sabtu (24/4/2021).

Kejadian bermula ketika petugas penggeledahan Tim A dan Satopspatnal Lapas Narkotika Pamekasan yang bertugas menggeledah barang kunjungan dan paket untuk WBP. Petugas mencurigai seorang pengunjung berinisial BS yang hendak menitipkan barang makanan.

Ketika diperiksa oleh petugas Farid Hidayatullah melihat benda yang mencurigakan di dalam pisang goreng yang terlihat dilayar x-ray. Benar saja, ketika dibuka ternyata di dalam makanan tersebut terdapat barang terlarang berupa 8 segel bungkusan berwarna putih.

“Setiap segel berisi 5 buah SIM card operator seluler, sehingga total ada 40 buah SIM card di dalam pisang goreng tersebut,” ujar Kalapas Narkotika Pamekasan Sohibur Rachman.

Baca Juga  Peringkat Naik, Jember Menjadi Kabupaten Layak Anak Peringkat Nindya 2022

Sohibur menerangkan bahwa petugas mencurigai gerak gerik BS sejak dari masuk ruangan. Menurut Sohibur, BS terlihat gelisah ketika barang bawaannya melewati mesin x-ray. Dan semakin gelisah ketika petugas mengecek layar x-ray.

Loading...

Untuk pemeriksaan lebih lanjut pengunjungan dan beserta barang bukti langsung diserahkan ke bagian kamtib untuk proses interogasi.

“Dalam pengakuan awal, BS menjelaskan bahwa barang-barang terlarang tersebut benar miliknya. Dan akan diberikan kepada keluarganya yang ada di dalam lapas,” tutur Sohibur.

Kalapas mengapresiasi kinerja anggotanya yang sudah menjalankan tugas sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Terimakasih kepada petugas tim penggeledahan dan tim Satops Patnal yang telah berhasil menggagalkan upaya penyelundupan tersebut,” ujar Sohibur.

Baca Juga  Bersih-bersih BUMN, Erick Thohir Perjuangkan Kepentingan Masyarakat

Saat ini, pihak lapas sedang melakukan pengembangan lebih lanjut untuk menelusuri hasil penemuan barang terlarang tersebut. Dan akan terus meningkatkan ketelitian dan kejelian dalam pengawasan dan pengamanan sebagai bentuk komitmen pemberantasan peredaran handphone, pungli dan narkotika di lapas. (*)

Reporter: Eko

Loading...
Artikulli paraprakAnggota DPR RI Tinjau Posko Pencarian KRI Nanggala-402
Artikulli tjetërBacok Sepasang Kakek-Nenek, Pria Bangunmulyo Tulungagung Dibui

Tinggalkan Balasan