Keluarga saat membawa pulang korban.

PROBOLINGGO, (Kabarjawatimur.com) – Video jenazah yang dibawa motor roda 3 (Tossa) akhirnya beredar di media sosial dan viral.

Dengan dalih, keluarga duka tidak bisa membayar biaya ambulans untuk mengantar, jenazah di Probolinggo yang dibawa dengan motor roda 3 dari rumah sakit ke rumah duka.

Pasien yang meninggal yakni Sumo (60). Ia warga Dusun Parsean, Desa Taman Sari, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo. Ia didiagnosa sakit paru-paru.

Sumo masuk RSU PG Wonolangan pada Jumat (4/6) sore. Kondisinya sudah parah. Sekitar pukul 18.00 WIB ia meninggal dunia.

Korban ini sakit keluar darah dari mulutnya, lalu dibawa ke rumah sakit. Namun tak sampai menginap korban meninggal dunia.

Baca Juga  Pelaku Teror Begal Payudara di Jember Ditangkap

Biaya sudah pakai BPJS, namun dugaanya dimintai biaya ambulans Rp 800 ribu oleh pihak RSU Wonolangan.

“Karena korban dan keluarga tidak punya uang buat ambulans, oleh keluarga dan tetangga dibawa naik motor Tossa dari rumah sakit menuju rumah duka,” sebut tokoh masyarakat, Nur Ali, Sabtu (5/6/2021).

Sikap rumah sakit yang tidak memberikan toleransi kepada keluarga duka disesalkan tokoh pemuda Dusun Parsean.

Loading...

Sementara Humas RSU PG Wonolangan mengatakan, pihak rumah sakit akan rilis kasus tersebut pada Hari Senin (7/6/2021). Dengan pertimbangan menghormati keluarga Sumo yang masih dalam suasana duka.

Untuk mengantisipasi gejolak di masyarakat, pihak kepolisian dari Polsek Dringu dan Polres Probolinggo langsung melakukan kunjungan ke rumah duka. Selain melakukan mediasi, pihak kepolisian juga memberikan bantuan beras.

Baca Juga  Perampok Bersenpi di Jombang, Dilumpuhkan Dengan Timah Panas

Kapolres Probolinggo, AKBP Ferdy Irawan juga sudah perintahkan Kapolsek Dringu, Kepala Desa Taman Sari dan keluarga korban juga bersama pihak RSU PG Wonolangan, untuk melakukan musyawarah masalah kepulangan korban sampai dibawa naik motor barang.

“Pihak kepolisian Polres Probolinggo langsung memberikan bantuan beras guna meringankan beban biaya tahlil. Semoga kejadian serupa tidak terulang kembali,” tutup AKBP Ferdy Irawan.

Sementara, setelah melakukan musyawarah masalah kepulangan korban sampai dibawa naik motor barang diperoleh hasil jika pihak keluarga tidak mempermasalahkan masalah tersebut.(*)

Reporter: Yon

Loading...
Berita sebelumyaCalbee Wings Luncurkan Japota Rasa Ayam Bawang dan Kenalkan Brand Ambassador Adipati Dolken
Berita berikutnyaBSI Berkolaborasi dengan MES dan Pertamina Salurkan Pembiayaan Pertashop Untuk Pesantren

Tinggalkan Balasan