Lima dari kiri, Direktur PT. BSI, Cahyono Seto, Kanwil DJP Jatim III, Agustin Vita Avantin, Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas

BANYUWANGI, (Kabarjawatimur.com) – Operator Perusahaan Tambang Emas PT. Bumi Suksesindo (BSI) meraih penghargaan dari Direktorat Jenderal (Dirjen) Pajak.

Perusahaan tambang emas yang berada di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, tersebut menjadi perusahaan taat pajak sekaligus sebagai pembayar pajak tertinggi di Kabupaten Banyuwangi.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Timur III (Kanwil DJP Jatim III), Agustin Vita Avantin, di Hotel El Royale Banyuwangi, Jumat malam (21/2/2020). Disaksikan Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, pimpinan perbankan serta perwakilan perusahaan se Banyuwangi.

Agustin mengatakan, penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan dari Dirjen Pajak kepada para wajib pajak yang telah berkontribusi memberikan penerimaan pajak di tahun 2019.

“Secara umum pendapatan pajak naik 23 persen, tapi peningkatan di KPP (Kantor Pelayanan Pajak) Pratama Banyuwangi ini luar biasa, sampai 38 persen, atau hampir 40 persen,” ucap Agustin, pada Sabtu (22/2/2020).

Sebagai perusahaan penerima penghargaan, kata Agustin, PT BSI bukan hanya menjadi pembayar pajak tertinggi. Tapi juga atas kepatuhan dalam pelaporan Surat Pemberitahunan Tahunan (SPT) pajak.

Baca Juga  Soal Program Air Bersih Pulau Merah, Forpimka Pesanggaran Banyuwangi Gagal Lindungi HAM Masyarakat

Kanwil DJP Jatim III, Agustin Vita Avantin berharap PT BSI bisa menjadi teladan serta inspirasi bagi para wajib pajak lain agar dapat lebih meningkatkan pemenuhan kewajiban membayar pajak. Wanita kelahiran Pesanggaran, Banyuwangi, ini juga meminta seluruh stakeholder untuk terus berkerjasama mendorong peningkatan pendapatan negara sektor pajak.

Loading...

“Saya yakin, dengan peningkatan pendapatan sektor pajak, akan memberi kontribusi pada percepatan pembangunan di Banyuwangi,” katanya.

Sementara itu, Bupati Abdullah Azwar Anas, memuji komitmen PT BSI terhadap tumbuh kembang Banyuwangi. Salah satunya dengan menjadi perusahaan Multi Nasional satu-satunya yang pembayaran pajaknya dilakukan didaerah. Atau ditempat perusahaan beroperasi.

“Yang lainnya masih belum. Kita terus bernegoisasi, yang sebelumnya wajib pajaknya di Jakarta dipindahkan ke Banyuwangi,” jelasnya.

Karena dengan peningkatan sektor pajak daerah, pihaknya, optimis akan mampu mendorong percepatan pembangunan daerah.

Kemiudian, Direktur PT BSI, Cahyono Seto, mengaku sangat terhormat atas penghargaan yang diberikan oleh Dirjen Pajak. Menurutnya, tingginya pembayaran pajak tersebut berkat pencapaian target produksi emas dari Tambang Tujuh Bukit di Banyuwangi, yakni diangka 220,000 ounce.

Baca Juga  250 Kaca Mata Dibagikan Kepada Anak Yatim Piatu Oleh Viral Blast Global

Capaian produksi tersebut berimbas pada kontribusi pembayaran pajak PT BSI, yaitu Rp. 674 miliar dan dibayarkan melalui KPP Pratama Banyuwangi. Jumlah pajak ini setara dengan 49 persen pendapatan pajak Banyuwangi.

“Demi sumbangsih pada pembangunan nasional dan daerah, kami berharap dapat menjalankan bisnis dengan aman, sehingga kontribusi kami bisa terus bertambah,” paparnya.

Sekedar diketahui, penghargaan sektor pajak ini bukan kali pertama diterima PT BSI, yang merupakan anak perusahan PT Merdeka Copper Gold, Tbk. Hal tersebut merupakan bukti nyata kontribusi PT BSI terhadap pembangunan di Banyuwangi. Dan berkat kehadiran PT BSI, kini KPP Pratama Banyuwangi, juga akan meningkatkan status. Dari Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi, menjadi Zona Integritas Wilayah Bersih Bebas Melayani. (*)

Reporter: Rochman

Loading...
Berita sebelumyaKenal Lewat Medsos, Gadis di Sampang Diduga Dicabuli Pria Pengangguran
Berita berikutnyaLagi! Polisi Sampang Penjarakan Penimbun BBM

Tinggalkan Balasan