Susah Tidur, Babysiter Aniaya Bocah 4 Tahun

38

SURABAYA(kabarjawatimur.com) –  Entah setan mana yang ada dibenak Rina Kustianingsih alias Yanti (43) asal Jl. Dukuh Kupang Timur Gg.I A yang tinggal kost di Jl.Raya Bungkal Rt.07 / Rw.03, Sambikerep Surabaya.

Hanya karena M. Izam Romadhon (4) yang diasuhnya sulit tidur dan rewel, Rina tega menganiaya bocah malang tersebut. Rina sendiri memang dimintai tolong keluarga korban untuk menjaga dan merawat korban selama orang tuanya bekerja.

Belum genap satu bulan bekerja sebagai babysitter, Rina tega memukul mata korban dengan menggunakan sebuah botol minyak gosok GPU saat bocah tersebut kesulitan tidur. Tidak hanya itu, tersangka juga menggigit telinga dan pipi korban hingga mengalami luka lebam pada wajah Izam.

Baca Juga  Sepuluh Paket Narkotika Berbagai Jenis, Gagal Masuk Lapas

Awal mula yang mengetahui Kejadian adalah kakak korban yakni, Pingki dan Deva yang menjenguk korban di kost tersangka. Saat melihat kondisi adiknya yang mengalami luka lebam di wajah, Pingki dan Deva kemudian membawa pulang korban dan melaporkan kejadian tersebut ke ayahnya.

Loading...

Kombes Pol M. Iqbal, Kapolrestabes Surabaya mengatakan, petugas yang mendapat laporan dari Masyatakat terkait penganiayaan terhadap bocah empat tahun tersebut lalu menindak lanjuti akan kebenarannya.

“Sebelumnya ayah korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lakarsantri, lalu ditindak lanjuti dan berhasil mengamankan tersangka,” kata Iqbal kepada kabarjawatimur.com,Rabu (21/12/2016).

Iqbal juga menambahkan, selain mengamankan tersangka, pihaknya juga melakukan upaya pemulihan kondisi dari korban dan berkoordinasi dengan dokter dan psikolog untuk memulihkan kondisi psikis korban yang juga mengalami keterbatasan mental yakni down sindrome.

Baca Juga  Digital Marketing Sebagai Upaya Bojonegoro Tingkatkan Nilai Produk Budidaya Ikan

Rina kini ditahan dalam penjara wanita Polrestabes Surabaya dan akan dijerat dengan pasal 76C jo Pasal 80 ayat (2) UU No 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 5 tahun Penjara.

Reporter: Ekoyono, Editor: Budi, Publisher: Gunawan

 

Loading...
Artikulli paraprakAsyik Judi Kartu Digrebek Polisi
Artikulli tjetërNgaku Petugas LLAJ, Curi Lampu Trafighlight

Tinggalkan Balasan