Survei Lakpesdam NU: Yusuf-Riza Unggul Telak dari Ipuk-Sugirah

475
Alumni Madrasah Kader Riset Research Center

BANYUWANGI, (Kabarjawatimur.com) – Pasangan Calon (Paslon) Yusuf Widyatmoko-KH. Muhammad Riza Aziziy unggul telak dari paslon Ipuk Fiestiandani-Sugirah. Hal tersebut ditegaskan oleh Alumni Madrasah Kader Riset Research Center dalam rilis hasil survei Calon Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi 2020.

Dari survei yang dilakukan 6 – 7 Desember 2020, Calon 01 Yusuf Widyatmoko dan KH Muhammad Riza Aziziy unggul jauh dibanding Calon 02 Ipuk Fiestiandani – Sugirah.

Survei dengan melibatkan 1.300 responden ini menempatkan Mas Yusuf – Gus Riza meraih dukungan 56.38%. Sedangkan Ipuk – Sugirah hanya 24.08%. Sementara 19.54% belum menentukan pilihan.

Ketua Tim Survei Alumni Madrasah Kader Riset Research Center, Ahmad Kholil, menjelaskan bahwa tingkat kepercayaan masyarakat mencapai 99%. Untuk margin of error diangka 3,5%.

Baca Juga  Lima Orang Penjudi Doro Ploso, Peran Masing Masing Pelaku

“Pengambilan sampling dilaksanakan di 100 desa yang tersebar di 23 kecamatan di Banyuwangi,” kata Kholil.

Loading...

Ditegaskan oleh Kholil bahwa survei ini nyata. Dirinya membantah tudingan jika rilis hasil surveinya abal – abal.

“Rilis hasil survei kami tidak hoax. Sekali lagi ini hasil riset, bukan palsu,” ujar Kholil yang juga anggota Lakpesdam NU yang ditunjuk jadi Ketua Riset Research Center.

Terkait ramai di media sosial soal bantahan dari Alavara Research Center Jakarta yang tidak melakukan survei apapun berkaitan dengan Pilbup Banyuwangi 2020, menurut Kholil, memang tidak salah. Karena hasil survei yang mereka publish adalah hasil kerja Alumni Madrasah Alvara Riset Research Center Jakarta.

Baca Juga  Bersih-bersih BUMN, Erick Thohir Perjuangkan Kepentingan Masyarakat

“Sudah jelas di bawah rilis hasil survei kami tulis itu. Jadi tidak perlu diperdebatkan. Karena kami pun telah meminta ijin kepada Alvara. Sebagai alumni kami ingin membesarkan nama Alvara,” tegas Kholil. (*)

Reporter: Rochman

Loading...
Artikulli paraprakPolwan Surabaya Ajak Warga Jangan Golput, Sosialisasi Pilwali 2020
Artikulli tjetërKasus Penembakan FPI Diambil Alih Mabes Polri, Propam Pastikan Penyidikan Dilakukan Profesional

Tinggalkan Balasan