Sukseskan Pilwali, Polisi di Blitar Gelar Doa Bersama

10
Doa Bersama untuk mensukseskan Pilwali

BLITAR, (Kabarjawatimur.com) – Guna mensukseskan Pilwali saat pandemi Covid-19, Polres Blitar Kota menggelar Doa Bersama dan Deklarasi Pilkada Damai. Dengan Ormas Islam, Takmir Masjid, dan tokoh agama se-Kota Blitar, serta menekankan pentingnya 3K (koordinasi, komunikasi dan komitmen).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Polres Blitar Kota ini dihadiri tokoh agama, takmir masjid, ormas Islam se-Kota Blitar, KPU dan Bawaslu Kota Blitar. Kapolres Blitar Kota, AKBP Leonard M Sinambela menuturkan jika Pilwali Kota Blitar tahun ini berbeda dengan sebelumnya, karena digelar saat pandemi Covid-19.

“Maka ini menjadi tantangan ganda, dimana harus mensukseskan pelaksanaan Pilkada dan mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 dengan munculnya kluster Pilkada,” tutur AKBP Leonard, Senin (12/10/2020) malam di Masjid Agung, Kota Blitar.

AKBP Leonard menjelaskan Pilwali Kota Blitar adalah sarana berdemokrasi, tentu ada perbedaan pilihan. Tapi perbedaan adalah hal yang wajar, bila kota ini aman dan kondusif.

“Sehingga kita tenang beraktifitas, jadi mari kita jaga agar Kota Blitar selalu dalam keadaan damai dan kondusif,” jelasnya.

Salah satu upaya menjaga kondusifitas di Kota Blitar, adalah melalui peran serta berbagai elemen masyarakat termasuk bapak dan ibu tokoh agama dalam ormas dan tokoh di lingkungan masing – masing.

Baca Juga  14 Pelaku Judi Sabung Ayam 'Bebas', Polisi: Bukan Bebas Tapi Ditangguhkan

“Bapak dan ibu adalah pemuka pendapat (opinion leader), yang pendapat dan petuahnya diperhatikan dan diikuti oleh masyarakat terutama umat Islam di Kota Blitar. Bapak dan ibu memiliki pengaruh di lingkungan masing – masing, dimana sikap umat seringkali ditentukan oleh pemimpinnya,” terang perwira dengan melati dua di pundak ini.

Loading...

AKBP Leonard menandaskan Pilkada ini adalah hajat besar, karena melibatkan puluhan ribu pemilih dan melibatkan banyak pihak. Mulai penyelenggara KPU dan Bawaslu, aparat keamanan, aparat pemerintah, tim pendukung dan lainnya. Untuk itu, kalau di protokol kesehatan ada 3M (mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak).

“Maka menurut kami sukses Pilkada ini kuncinya ada 3K yaitu koordinasi, komunikasi dan komitmen,” tandasnya.

Apalagi ditambahkan AKBP Leonard Kota Blitar sudah memiliki modal untuk mensukseskan Pilkada serentak, yakni dalam sejarahnya tidak pernah terjadi konflik atau kerusuhan dalam skala besar.

“Pada Pemilu terakhir, baik Pemilu legislatif, Pilpres, Pilgub dan Pilwali yang terakhir semua berjalan aman dan kondusif,” imbuhnya.

Baca Juga  Pelaku Usaha Senang Ada Program UMKM Naik Kelas ala Ipuk-Sugirah

Tampak hadir pada acara ini Ketua KPU Kota Blitar, Choirul Umam, Bawaslu Kota Blitar diwakili, Ridwan, Ketua Takmir Masjid Agung Kota Blitar sekaligus Ketua MUI Kota Blitar, KH Subakir, Ketua NU Kota Blitar, dr. Habib Bawafi, Ketua Muhamadyah Kota Blitar, Rusdi Rianto, Ketua LDII Kota Blitar, H Pardi, Ketua Muslimat Kota Blitar, Hj. Tatik, PD Aisyah Kota Blitar, Tinik Kustrini, Ketua Rois NU Kota Blitar Abdul Karim Muhaimin dan Takmir Masjid Se-Kota Blitar.

Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Agung Kota Blitar sekaligus Ketua MUI Kota Blitar, KH Subakir atas nama pengurus MUI Kota Blitar saya menyampaikan pada bapak dan ibu yang hadir semoga menjadi amaliyah, serta terima kasih pada Polresta Blitar Kota dan Takmir Masjid Se-Kota Blitar atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Tujuan dari kegiatan doa bersama ini, agar Kota Blitar kondusif dan damai, sehingga masyarakat dapat memilih calon pemimpin yang amanah sesuai dengan keinginannya,” kata KH Subakir. (*)

Reporter: Gilang Bahtiar

 

Loading...

Tinggalkan Balasan