Sudah Direhap, Anak Band Nekat Isap Sabu

55

SURABAYA (kabarjawatimur.com) Adityo Hermanto (28) warga Jalan Kedung Tarukan Wetan Gg.5 Surabaya ini harus berurusan dengan pihak Polsek Pabean Cantikan. Pria yang sudah menjalani rehabilitasi selama tiga bulan ini, tak kapok dan lagi mengulangi aksinya untuk mengkonsumsi narkotika golongan I berjenis sabu – sabu.

Adityo setiap hari berprofesi sebagai drummer di sebauh band. Biasanya pelaku mengkonsumsi barang haram tersebut, ketika saat manggung di kafe dan resto di kawasan Jalan Mayjend Sungkono.

“Patungan dengan sepepu untuk beli sabu di Jalan Kunti dengan harga Rp 150 ribu untuk digunakan satu minggu,” akunya Adityo kepada polisi.

Kanit Reskrim Polsek Pabean Cantikan, AKP Tritiko Gesang Hariyanto menjelaskan, ia mendapat informasi dari warga sekitar bahwa ada penyalah gunaan narkotika di wilayahnya.

Loading...
Baca Juga  DPRD Bojonegoro Apresiasi Pemprov Jatim Terkait Pemberian Bantuan Keuangan Desa

“Saat kami melakukan penggerebekan dirumah tersangka, petugas Unit Reskrim Polsek Pabean Cantikan dapat mengamankan barang bukti sabu seberat 0,35 gram,”kata Tritiko kepada kabarjawatimur.com, Sabtu (15/10/2016).

Tritiko menambahkan, Adityo mengkonsumsi barang haram tersebut bersama sepupunya yang bernama Satrio Sumbodo (26) warga Jalan Kedung Tarukan Gg. 2 Surabaya. Dan membeli barang haram tersebut dengan cara patungan.

Pelaku juga sempat terjaring razia operasi gabungan yang dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional Kota Surabaya, yang saat itu diadakan di kafe dan resto di kawasan Jalan Mayjend Sungkono.

Bulan Juli 2016 masa rehabilitasi pelaku sudah selesai. Bukannya mencoba menjauhi narkoba, tersangka ini malah kembali untuk mengonsumsi barang haram tersebut.

Baca Juga  Wisudawan XlX SMK Teknik PAL Surabaya,Diterima Perusahan Sebelum Lulus

Dari keterangan pelaku kepada polisi, aksinya ini dilakukannya untuk menambah stamina.

Penulis : Ekoyono, Editor : Budi, Publisher : Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakCabuli Anak Asuh, Terungkap Setelah Beraksi Selama 5 Tahun
Artikulli tjetërKota Malang Raih Penghargaan Kawastara Pawitra

Tinggalkan Balasan