Sosialisasi Pelebaran Jalan Raya Manyar Gresik, 199 Kios Dukung Relokasi 

0
Pemkab Gresik saat melakukan sosialisasi pelebaran jalan raya Manyar.

GRESIK, (Kabarjawatimur.com) – Pelebaran jalan raya Manyar, Gresik bakal segera direalisasikan. Sebab, pelebaran jalan ini sudah menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN). Pemkab Gresik pun berharap pelebaran jalan Deandles di pantura Gresik mulai dikerjakan tahun ini.

Guna mematangkan proyek ini, Pemkab Gresik melakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar di Pendopo Kecamatan Manyar. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan, pelebaran jalan yang dibiayai ABPN ini semata demi kepentingan masyarakat luas.

“Dukungan Pemkab Gresik untuk percepatan pelebaran jalan ini dengan melakukan pembebasan lahan,” kata pria yang akrab disapa Gus Yani ini.

Tampak hadir dalam sosialisasi, perwakilan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali Sentot Wijayanto, tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat serta ratusan pedagang.

Pedagang yang memiliki surat kepemilikan lahan yang sah akan mendapatkan ganti rugi. Sementara, pedagang yang tidak memiliki hak kepemilikan lahan, pemerintah tidak bisa memberikan ganti rugi. Karena lahan yang ditempati milik negara. Akan tetapi, masyarakat atau padagang tidak perlu risau. Sebab, pihaknya tetap tidak ingin menyengsarakan masyarakat.

Loading...
Baca Juga  Benda Mudah Tebakar Dibongkar Guna Ciptakan Kamar Hunian Lebih Nyaman

“Pemerintah akan merelokasi. Pembangunan kios baru di tempat relokasi gratis. Tempat relokasi nanti representatif karena akan dilengkapi fasilitas umum yang memadai serta lahan parkir luas, musala, dan ada arena permainan,” tegasnya.

Tempat relokasi berada di lapangan yang dekat dari jalan raya nasional. Gus Yani sapaan akrabnya, meminta kepada para pedagang yang bakal terkena imbas pelebaran jalan nasional itu segera mendaftarkan ke kantor kecamatan Manyar. Dalam sosialisasi itu, mayoritas pedagang yang selama ini berjualan di ruang milik jalan sepakat untuk relokasi.

Camat Manyar Zainul Arifin menambahkan pihaknya telah melakukan validasi bangunan sepanjang jalan Raya Manyar yang terimbas pelebaran jalan tersebut.

“Berdasarkan tahapan validasi ada sebanyak 199 kios. Dari 199 kios itu, sebanyak 70 kios milik warga Manyar. Sedangkan sisanya sekitar 120-an ialah warga luar,” ujar Zainul.

Baca Juga  Tuntut Pengusutan Dugaan Korupsi Gapoktan Rp 1,2 M, Puluhan Petani Demo di Mapolres Gresik

Meski sebagian besar pedagang menyetujui rencana pelebaran jalan Raya Manyar. Ada beberapa warga yang kontra dengan rencana tersebut. Namun, pemkab Gresik menegaskan pelebaran jalan Raya Manyar harus direalisasikan karena ini kepentingan nasional dan masyarakat luas supaya tidak lagi kena imbas kemacetan selama bertahun-tahun.

Salah seorang warga, Muzammil mengaku pihaknya sepakat pelebaran jalan Raya Manyar itu. “Kami mendukung. Semoga tetap relokasi memadai,” katanya. (*)

Reporter : Azharil Farich

Loading...
Artikulli paraprakVarian Baru Covid-19 Jangan Dianggap Sepele, Begini Penjelasan LPB MUI

Tinggalkan Balasan