Sosialisasi Eri Cahyadi – Armuji di Surabaya Membawa Petaka, 1 Peserta Tergeletak

8600
Istimewa

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com) – Sosialisasi tatap muka Bakal Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya yang diusung PDI Perjuangan, Eri Cahyadi dan Armuji di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Sabtu (19/9/2020) malam membawa petaka.

Tim pemenangan Eri-Armuji menggelar sosialisasi tatap muka yang dihadiri sekitar 350 orang, dan ketika acara berlangsung, ada peserta yang tiba-tiba tergeletak dan dievakuasi oleh petugas satgas covid ke RS Bhayangkara Polda Jatim.

AKBP Wimboko Kasat Intelkam Polrestabes Surabaya mengatakan, kejadian tersebut menjadi evaluasi bagi petugas.

Petugas akan berkoordinasi dengan kedua belah pihak baik agar tidak ada lagi pertemuan tatap muka.

“Nantinya, jika sudah ada sosialisasi dan ada Kejadian serupa maka akan kita tindak,” sebut Wimboko, Senin (21/9/2020).

Baca Juga  3 Cawabup Jember Siap Sejahterakan Disabilitas

Menurut Wimboko, Polrestabes Surabaya tidak akan main-main dalam menindak pelanggar protokol kesehatan. Pelanggar protokol kesehatan dapat didenda sesuai Perda Pemprov Jatim.

Loading...

Bahkan, bagi warga yang masih berkerumum bisa dijerat Undang-Undang Nomor 6 tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan dan Pasal 212 KUHP, 216 KUHP, dan 218 KUHP.

Menurut Wimboko, prosedur kegiatan sosialisasi tersebut sudah disepakati bersama Satgas Covid-19 Surabaya untuk dilakukan assessment lebih dulu. Setelah itu, keluar rekomendasi dari Satgas Covid-19 Kota Surabaya.

Petugas Kepolisian melakukan pengamanan kegiatan tersebut sesuai rekomendasi kegiatan mulai pukul 19.00 WIB dan berakhir pukul 22.30 WIB.

Polisi kemudian mengamankan sesuai SOP. Walaupun kegiatan sudah terstruktur, polisi tetap mengingatkan jaga jarak melalui pengeras suara.

Baca Juga  3 Pegawai Positif Covid-19, Dispendukcapil Blitar Ditutup

Hingga pada pukul 20.00 WIB ada yang tergeletak, saat itu juga tim lengkap dengan APD langsung melakukan evakuasi. Karena setiap mobil polisi sekarang tersedia baju hazmat dan korban dibawa ke RS Bhayangkara Polda Jatim. (*)

Reporter: Eko

Loading...

Tinggalkan Balasan