Suasana pelaksanaan vaksinasi massal khusus pelajar

TUBAN, (Kabarjawatimur.com) – Dalam rangka percepatan vaksinasi jelang pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas, Kepolisian Resort (Polres) Tuban kembali menggelar vaksinasi massal khusus pelajar. Selasa (31/08/2021).

Dalam kegiatan yang berlangsung dihalaman belakang Mapolres Tuban tersebut, petugas menyediakan sekurang-kurangnya 800 dosis vaksin.

Kapolres Tuban, AKBP Darman, S.I.K, saat meninjau kegiatan menyampaikan, bahwa langkah tersebut adalah untuk menyongsong berlangsungnya pembelajaran tatap muka di Kabupaten Tuban.

“Sebelumnya, minggu kemarin kita juga sudah laksanakan vaksinasi antara lain dari TNI, Polri dan Pemda sejumlah 11 ribu langsung di sekolah-sekolah, baik tingkat SMP maupun SMA,” terang AKBP Darman.

Selanjutnya, Kapolres menjelaskan bahwa dari jumlah total pelajar yang ada di kabupaten Tuban, yaitu sekitar 89 ribu siswa siswi yang sudah menerima vaksin adalah sebanyak 20 persen, dan untuk memaksimalkan kedepannya vaksin akan difokuskan kepada para pelajar.

Baca Juga  Modusnya Muntah-Muntah, 3 Pria ini Embat Barang Penumpang Bemo
Loading...

“Kabupaten Tuban masuk PPKM level 2, makanya pembelajaran tatap muka bisa dilaksanakan, mudah-mudahan dalam waktu dekat ini gelontoran vaksin yang datang untuk Kabupaten Tuban akan kita fokuskan kepada pelajar,” pungkasnya.

Untuk diketahui, dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri no 38 tahun 2021 pada Kabupaten dan Kota di wilayah Jawa dan Bali dengan kriteria Level 2 pelaksanaan pembelajaran di satuan pendidikan dapat dilakukan melalui pembelajaran tatap muka terbatas dan/atau pembelajaran jarak jauh berdasarkan Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri Nomor 03/KB/2021, Nomor 384 Tahun 2021, Nomor HK.01.08/MENKES 4242/2021, Nomor 440-717 Tahun 2021 tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemi Covid-19 dan bagi satuan pendidikan yang melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas dilaksanakan dengan kapasitas maksimal 50%, kecuali SDLB, MILB, SMPLB dan SMLB, MALB maksimal 62% sampai dengan 100% dengan menjaga jarak minimal 1,5m dan maksimal 5 peserta didik per kelas PAUD maksimal 33% dengan menjaga jarak minimal 1,5m dan maksimal 5 peserta didik per kelas.

Baca Juga  Kades Sumberagung Banyuwangi Diduga 'Bohong' Lagi 

Reporter : Pradah Tri W

Loading...
Berita sebelumyaGubernur AAL: Pertemuan Outdoor Buat Suasana Lebih Cair, Ambil Keputusan Lebih Fresh
Berita berikutnya23 Senjata Api Petugas Rutan Medaeng Diuji Kelayakan

Tinggalkan Balasan