Soft Opening, Hallmar Business School Siap Mencetak Ribuan Pengusaha Baru di Indonesia

33
Pembukaan Hallmar Business School di Surabaya

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com) – Secara resmi Hallmar Business School, Soft Opening pada, Rabu 9 September 2020 dihadiri oleh perwakilan Dinas Pendidikan Kota Surabaya dan Jawa Timur, serta Aprisindo dan Apkrindo.

Selain itu, hadir pula Azrul Ananda, Founder PT. DBL Indonesia di Soft Opening bertempat di Royal Soho BS 10 No. 8-10, Royal Residence, acara yang dihadiri undangan terbatas serta berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Hallmar Business School ini didirikan oleh para pebisnis yang rindu untuk mencetak banyak entrepreneur muda di Indonesia,” ujar Dr. Michael Adiwijaya, Managing Director Hallmar Business School.

Dr. Michael Adiwijaya menambahkan,
tentu saja dengan adanya banyak entrepreneur muda yang lahir, akan menggerakkan roda ekonomi Indonesia yang saat ini juga tengah berjuang untuk bersinar kembali.

Gerakan #Hallmar1000PengusahaBaru yang diluncurkan oleh Hallmar Business School merupakan salah satu kontribusi nyata yang dilakukan untuk kemajuan negeri tercinta, Indonesia.

Hallmar Business School memiliki keistimewaan daripada sekolah bisnis pada umumnya. Durasi belajar hanya 1 tahun, diajar oleh pemilik bisnis dan praktisi bisnis yang berpengalaman, adanya sesi business mentoring dalam membimbing dan mengembangkan ide dan konsep bisnis menjadi keunggulan dari Hallmar Business School.

Baca Juga  Berlakukan Denda, Bupati Tulungagung Bentuk Tim Pemburu Pelanggar Prokes

Mr. Kim Pan Seung, Academic Director, Hallmar Business School menambahkan, Keunggulan lainnya, adanya investor forum, dimana para calon entrepreneur diberikan kesempatan untuk mempresentasikan model bisnis di depan potensial investor.

Loading...

Memiliki kesempatan untuk mendapatkan investasi dari para pebisnis di Indonesia baik dari sisi permodalan usaha, transfer teknologi, kemitraan penjualan, dan sebagainya.

“Kita sadar anak muda jaman sekarang itu maunya cepat ya, mau langsung praktek, jadi kita susun konsep Hallmar ini,” katanya.

Hadir dengan tiga program yang banyak digandrungi oleh anak muda, Footwearpreneur (menjadi pengusaha alas kaki), Food and Nutrition Entrepreneur (menjadi pengusaha makanan yang mengadopsi unsur gizi dan nutrisi).

Creative Digital Entreprenuer (menjadi pengusaha kreatif di dunia digital). Hallmar Business School terus berkomitmen untuk berkolaborasi dengan perusahaan-perusahaan yang ada di Indonesia.

Baca Juga  Sampah Medis Covid-19 Berserakan di Jembatan Suramadu

Beberapa perusahaan yang sudah berkolaborasi dengan Hallmar Business School untuk mensukseskan gerakan #Hallmar1000PengusahaBaru antara lain : Ardiles, Ortus Eight, 910, PT. Stars International, PT. Nutrifood Indonesia, serta adanya kemitraan kerjasama dengan Aprisindo (Asosiasi Persepatuan Indonesia) dan Apkrindo (Asosiasi Pengusaha Kafe dan Restoran Indonesia).

Batch 1 akan dimulai pada September 2020, dan batch 2 akan hadir pada Februari 2021. Hallmar Business School juga menyediakan beasiswa untuk para calon entrepreneur.

Usaha baru yang lahir dan berkembang akan menyokong kekuatan pilar ekonomi Indonesia. Mari memulai langkah untuk membuat produk dalam negeri, mencintai dan menggunakan produk dalam negeri.

Mulailah menjadi entrepreneur yang kreatif dan berhasil sehingga berdampak pada penciptaan lapangan kerja baru, peluang bisnis baru serta turut serta menggerakkan roda perekonomian di Indonesia.

Reporter : Eko

Loading...

Tinggalkan Balasan