Soal Solar di Tuban, Ternyata SPBU Wilayah Pantura Cover Nelayan dan Pertanian

81
Ilustrasi

TUBAN (Kabarjawatimur.com) – Santernya kabar tentang dugaan praktek penimbunan solar subsidi yang dilakukan oleh segelintir pengusaha ilegal di wilayah Kabupaten Tuban masih terkuak.

Terlebih adanya dugaan keterlibatan petugas SPBU dalam kegiatan tersebut, semakin memunculkan banyak opini bahwa pengurasan solar subsidi ini merupakan kegiatan yang terorganisir by system.

Menanggapi semua hal diatas, salah satu pihak SPBU yang berlokasi di wilayah Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban angkat bicara dan menampik tudingan adanya kegiatan ilegal buying tersebut.

Saat dikonfirmasi awak media ini, Petugas SPBU di Jenu mengatakan bahwa pengisian BBM jenis solar yang menggunakan jurigen plastik atau drum kecil tersebut, adalah untuk melayani bahan bakar para nelayan dan juga kebutuhan pertanian.

Loading...
Baca Juga  Tingkatkan Kualitas SDM, Bupati Bojonegoro Lantik Pejabat Struktural dan Fungsional

“Kemarin itu benar ada pengisian menggunakan drum, tapi untuk nelayan dan pertanian, semuanya dilengkapi rekom atau surat pengantar mas,” ucapnya, Minggu (12/06/2022).

Selain itu, berkaitan kabar maraknya mafia solar di Tuban, petugas SPBU yang enggan disebut namanya itu menyampaikan bahwa pihak Pertamina telah turun langsung dan melakukan sidak di beberapa SPBU di wilayahnya.

“Semalam Pertamina sudah mengecek mulai SPBU Sugihwaras hingga Bancar mas, dan dinyatakan tidak ada temuan apa-apa,” ungkapnya kepada kabarjawatimur.com.

Disisi lain, SPBU yang terletak di sepanjang jalur Pantura diketahui berdekatan dengan laut dan mayoritas masyarakatnya berprofesi sebagai nelayan, sehingga memungkinkan kebutuhan bahan bakar untuk kapal nelayan cukuplah besar. (*)

Baca Juga  Bupati Bojonegoro Serahkan 93 SK PPPK Guru Pada Tahap II

Reporter : Pradah Tri W

Loading...
Artikulli paraprakPencuri di RS Unair yang Terekam CCTV Seorang Residivis
Artikulli tjetërCopet Mall Dibekuk Usai Tarik HP Wanita

Tinggalkan Balasan