Soal Sengkarut BPNT, Kadinsos Tuban Enggan Berkomentar

50
Kebutuhan pokok yang diterima KPM

TUBAN (Kabarjawatimur.com) – Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (Kadinsos P3A), Eko Julianto enggan berkomentar, pasca mencuatnya persoalan beras BPNT broken dan dugaan agen nakal di Desa Tluwe, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban

Padahal, kabarjawatimur.com sudah mengkonfirmasi atas sengkarut penyaluran BPNT di Tuban.

Diketahui, para keluarga penerima manfaat (KPM) menyoal kualitas kebutuhan pokok yang diterima, namun mereka juga mengeluhkan volume atau kuota yang seharusnya diterimakan.

Seperti yang diungkapkan oleh Jinab, salah satu KPM BPNT warga Dusun Gambir RT 07 RW 01, bahwa bahan sembako yang diambilnya dari e-warung agen BNI-46 selalu kurang dari volume semestinya.

“Telur yang kami terima hanya 15 butir, padahal jika disesuaikan pasar per kilonya berisi 17-18 butir, gula setengah kilogram dan minyak goreng hanya 400 ml,” terangnya, saat didatangi unit Tipikor Polres Tuban.

Loading...
Baca Juga  Sosialisasi Pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan, Bersama Dokter Anak dan Kominfo Bojonegoro

Selain itu, Jinab mengatakan bahwa jika dikalkulasi dalam bentuk rupiah, seluruh kebutuhan pokok tersebut hanya berjumlah Rp 126.700 ribu, padahal secara aturan harusnya KPM menerima sejumlah Rp 200 ribu.

“Jadi uang bansos milik KPM yang tidak jelas adalah sebesar Rp 73.300 ribu per orang, dan hal ini sudah sejak awal tahun 2020 lalu,” Ungkapnya.

Menanggapi semua hal diatas, dikabarkan bahwa Dinas terkait telah mengambil sikap tegas dengan melakukan pemutusan kontrak atau pemberhentian sebagai agen BPNT kepada e-warung yang bersangkutan.

Namun hingga berita ini ditulis, saat dikonfirmasi tentang kebenaran informasi tersebut, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (P3A) Tuban tidak bersedia menjawab.

Baca Juga  Sembunyikan Barang Dalam Kamar Kost, Pria ini Terpaksa Berurusan dengan Polisi

Reporter : Pradah Tri W

Loading...
Artikulli paraprakGempur Peredaran Rokok Ilegal, Pemkab Gresik Sosialisasi Ketentuan di Bidang Cukai
Artikulli tjetërKetum MKGR Adies Kadir Minta Kader GEMA All Out Menangkan Airlangga Hartarto

Tinggalkan Balasan