Siswa Tantang Guru Berkelahi, Ini Kelanjutannya…

2

GRESIK (kabarjawatimur.com) Kasus persekusi yang dilakukan siswa SMP PGRI Wringinanom terhadap guru pada, Sabtu (2/2/2019) lalu, kini dilakukan proses mediasi.Kapolsek Wringinanom AKP Supiyan membenarkan jika mediasi akan dilakukan antara guru dengan siswanya tersebut.

Sebelum proses mediasi, pihak polisi telah mengambil langkah proaktif dengan mendatangi sekolah swasta tersebut. “Korban persekusi atau guru tersebut juga telah kami mintai keterangan. Untuk siswa kelas 9A belum kami mintai keterangan karena tidak ada ditempat,” ujarnya, Minggu (10/2/2019).

Disebutkan, korban atau pelapor sendiri menghendaki dilakukan mediasi dengan pertimbangan siswanya tersebut mendekati ujian sekolah. Perwira pertama dengan tiga balok di pundak itu menyebytkan, kini di Mapolsek Wringinanom berkumpul dari Kementerian Pendidikan Jakarta, Dinas Pendidikan Provinsi, Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, orang tua dan pelaku atau siswa serta gurunya yang menjadi korban persekusi.

Baca Juga  Mencuri di Dukuh Kupang, Pria ini Tertangkap di Ramayana Bungurasih
Loading...

“Untuk sementara dilakukan proses mediasi yang dihadiri semua pihak,” tegasnya.

Lebih lanjut, disampaikan jika untuk kelanjutan kasus persekusi tersebut, akan dilakukan pendalaman penyelidikan dengan yayasan serta dinas pendidikan. “Karena terserah sekolahnya ya,” urainya.

Seperti diketahui, beredar video yang viral atas aksi tidak terpuji yang dilakukan siswa sekolah terhadap guru di dalam kelas. Dalam video berdurasi 25 detik itu, seorang siswa yang mengenakan topi berwarna hitam, melakukan persekusi terhadap seorang guru pria.

Ssiswa yang belum diketahui identitasnya tersebut, juga menantang sang guru dengan menarik kerah baju bagian depan. Guru tersebut nampak hanya diam saja sambil mengamati tingkah tak terpuji muridnya tersebut. Siswa tersebut juga memegang kepala sang guru seakan hendak memukul kepalanya.

Baca Juga  Partai Demokrat Dukung Paslon Aditya Halindra-Riyadi Dalam Pilkada Tuban

Reporter: Azril Farich

Editor: Risky

Loading...

Tinggalkan Balasan