Single Parents, Ibu Satu Anak Tega Jual Teman

47

SURABAYA, Kabarjawatimur.com-
Dengan dalih terdesak kebutuhan guna menghidupi satu anak, single parent (Janda) asal Semarang tega menjual teman yang sudah setahun dikenalnya.

Lebih-lebih pelaku yang diketahui berinisial AS (22) tersebut menerima tamu yang berdomisili di Surabaya.

Pelaku dan korban sengaja datang ke Kota Pahlawan hanya ketika menerima order aktifitas bersetubuh satu lelaki dengan dua wanita (Threesome).

Kepada korban yang juga asal Semarang, pelaku menjanjikan uang sebesar Rp. 1.400 ribu itu nantinya akan dibagi dua usai tamunya dilayani.

“Hasil dibagi dua, dan uangnya untuk menambah biaya hidup sehari-hari,” aku pelaku AS, yang asli warga Jalan Kokrosono Semarang, Jawa Tengah.

Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yeni mengatakan, tersangka kita amankan di salah satu hotel di daerah Gubeng, Surabaya Selatan.

Baca Juga  Empat Desa di Kecamatan Soko Tuban Akan Ikuti Pilkades Serentak 2022

Pelaku AS dan korban ini adalah pendatang dari Jawa Tengah yang memang menuju ke Surabaya dalam rangka menerima Open order (BO) layanan seksual Treesome di Surabaya melalui akun media sosial.

Loading...

“Sebelumnya dia menggunakan Twitter dan Fb, disitlah layanan juga tarif dipasang oleh pelaku,” kata Ruth Yeni, Jum’at (14/9/2018).

Pelaku sendiri mengaku terdesak kebutuhan ekonomi karena harus menghidupi anaknya seorang diri.

Disamping itu, pelaku ini pernah menjadi korban yakni dijual untuk melayani hidung belang oleh pelaku lainnya sehingga itulah yang menginspirasinya untuk menjual korban.

Begitu petugas mendapat informasi bahwa ada kegiatan seks Treesome, langsung melakukan penyelidikan. Begitu mereka melakukan hubungan badan di Hotel Pop Jalan Bangka Gubeng, Surabaya Polisi menggrebeknya pada, Kamis (13/9/2018).

Baca Juga  Sosialisasi Pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan, Bersama Dokter Anak dan Kominfo Bojonegoro

Kini pelakunya ditahan di Polrestabes Surabaya untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Dari pelaku yang melanggar Pasal 2 UU TPPO dan atau pasal 506 KUHP ini diamankan uang tunai Rp.400.000, handphone Xiaomi warna hitam, kondom bekas pakai serta kondom baru.

Teks foto : Pelaku dan korban pedagangan manusia didampingi Kanit PPA AKP Ruth Yeni.

Reporter : Ekoyono
Editor : Rusmiyanto

Loading...
Artikulli paraprakDiduga Menerobos Palang Pintu, Mrs X Tewas Tertabrak KA
Artikulli tjetërSMPN 42 Terbakar, Polsek Asemrowo Amankan Lokasi

Tinggalkan Balasan