Sindikat Bandit Bermodus Rental Mobil Dibekuk Polisi

26
Dua Tersangka Curas

BANGAKALAN, (Kabarjawatimur.com) – Polres Bangkalan berhasil membekuk dua tersangka sindikat pencurian dengan kekerasan (Curas) bermodus rental mobil.

Dua orang tersangka diketahui bernama H. Yuli (52) asal Sumenep, dan Moh. Bahar (45) alamat Jl.Air Terjun Desa Burneh Bangkalan. Peran kedua tersangka berbeda-beda. H. Yuli berperan sebagai perental mobil. Sementara Bahar sebagai penadah hasil curiannya.

Modus yang digunakan tersangka H. Yuli untuk mengelabui korban Slamet Begyo (48) asal Desa Karangduren, Kecamatan Sokaraja Kabupaten Banyumas cukup cerdik.

Tersangka (H. Yuli, red) menyewa mobil dari Kabupaten Tegal, Jawa Tengah bersama sang istri yang sedang sakit dan anak, beserta keponakannya.

Usai melakukan kesepakatan untuk rental mobil Toyota Calya pada 5 November 2019, korban yang berprofesi sebagai supir itu kemudian berangkat ke Madura mengantarkan tersangka.

Nahas, tiba di Desa Jambuh Kecamatan Burneh Bangkalan pada 7 November 2019 pukul 22:30 WIB. Korban didatangi dua pria menggunakan sepeda motor sambil mengeluarkan senjata tajam (sajam) jenis pisau penghabisan. Korban ketakutan dan menghentikan laju mobilnya.

Baca Juga  70.000 Usaha Mikro Banyuwangi Dapat Bantuan Jokowi, Ini Kata Bupati Anas

Tak berhenti disitu, korban kemudian di todong pisau ke arah mukanya sambil meminta surat-surat kendaraan. Kemudian tangan korban diikat kebelakang. H. Yuli yang merupakan penyewa mobil kemudian membawa kabur mobil milik korban.

Loading...

Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra menerangkan, berdasarkan pengakuan tersangka dalam melakukan aksi kejahatan dengan modus yang sama itu tidak hanya satu kali. Namun sudah berulang kali.

Rama menjelaskan, dalam melancarkan aksinya tersangka di bantu 4 orang temannya yang telah berbagi peran. “Hari ini berhasil kita ungkap 2 pelaku beserta barang bukti 1 unit kendaraan mobil,” terangnya, saat konferensi pers di Mapolres Bangkalan, Selasa (19/11/2019).

Sindikat pencurian dengan modus rental mobil itu menyisakan 3 buronan yang berinisial MF, TR, dan N. “Tugasnya beda-beda, ada yang berperan menodongkan sajam, mengikat korban, mencari pembeli, dan mengantarkan mobil hasil curiannya itu kepada pembeli,” tambah Rama.

Baca Juga  Relawan Bangku Panjang Bareng LKMK Ketabang Siap Menangkan Paslon Nomor 1 Er-Ji

Mantan Ditreskrimsus Polda Jatim itu menjelaskan, saat dilakukan penangkapan disalah satu hotel di Kabupaten Pamekasan Polisi menemukan barang bukti (BB) sabu-sabu lengkap dengan alat hisapnya.

“Tersangka juga mengkonsumsi sabu, ini ada BBnya,” tutur Rama sapaan akrab Kapolres Bangkalan.

Pria kelahiran Sidoarjo itu menyebutkan, sindikat pencurian dengan kekerasan itu sudah 4 kali dilakukan oleh para tersangka. “Sudah 4 TKP (tempat kejadian perkara),” tandasnya.

Akibat perbuatannya tersangka dikenakan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 9 tahun. (*)

Reporter: Rusdi

 

Loading...

Tinggalkan Balasan