Simulasi Sinergis Tanggap Darurat Bencana Digelar PMI Jember

38
 Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember, Sabtu pagi (30/10/21) menggelar simulasi sinergis tanggap darurat tuntas bencana.

JEMBER, (Kabarjawatimur.com) – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember, Sabtu pagi (30/10/21) menggelar simulasi sinergis tanggap darurat tuntas bencana.
Simulasi tanggap darurat tuntas di lapangan kawasan wisata Watu Jubang di desa Lampeji, Kecamatan Mumbulsari, melibatkan 250 orang relawan.

Latihan bersama selain dihadiri oleh PMI Propinsi, BPBD, dan Muspika Mumbulsari. Dalam simulasi tersebut diskenariokan telah terjadinya bencana tanah longsor yang merengut tiga korban meninggal dunia dan puluhan mengalami luka-luka.

Para korban kemudian dievakuasi dengan menggunakan mobil ambulans dari Klinik Pratama PMI Jember menuju ke posko kesehatan agar ditangani secara medis.

Sedangkan korban meninggal dunia disimulasikan tertimpa reruntuhan material longsor dievakuasi menuju lokasi aman agar dapat segera dilakukan pemulasaran.

Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama dalam simulasi tersebut, PMI Jember juga mendirikan tenda darurat termasuk tersedianya kebutuhan makan juga didirikan dapur umum lengkap dengan tim gizi yang diterjunkan ke lokasi bencana tersebut.

“PMI hadir dalam tanggap darurat tuntas, artinya kita ingin bisa dicover oleh PMI dari dapur umum, pos pengendalian, wash dan pengungsian dalam satu lokasi, jadi semua fungsi yang ada di PMI bisa dilaksanakan dimana idealnya seperti itu,” ujar Dr Edi Purwinarto, Sekretaris PMI Propinsi Jawa Timur yang turut hadir di latihan tersebut.

Baca Juga  Bupati Lamongan Hadiri Acara Customer Gathering Bank Jatim

Pada simulasi tanggap darurat tuntas tersebut, semua relawan dengan keahlian masing masing diterjunkan kelokasi bencana agar bisa tanggap dan cepat menyelamatkan masyarakat yang mendapatkan musibah.

Loading...

“Semua harus mengedepankan berpikir cepat dengan mengambil keputusan cepat, karena ini menyelamatkan manusia dan jangan sampai meninggal dunia termasuk juga jangan sampai lapar” tambah edi.

PMI juga memberikan layanan untuk meringankan beban penderitaan yang dialami oleh masyarakat khususnya korban bencana alam.

Seluruh fungsi yang ada di PMI Jember dilibatkan pada latihan bersama di lapangan Desa Lampeji, Mumbulsari.

“Pada latihan tanggap darurat tuntas ini, seluruh kekuatan yang ada di PMI Jember kita libatkan mulai dari penanganan bencana, pelayanan kesehatan sampai menyediakan sarana seperti tenda pengungsian, dapur umum lengkap dengan tim gizi kita terjunkan semua pada latihan ini,” kata E.A Zaenal Marzuki, Ketua PMI Jember.

Baca Juga  Tidak Memenuhi Standart, Puluhan Gerai Rapid Test Masih Beroperasi, DPRD Banyuwangi Kecewa

Dari latihan tersebut, relawan yang ada di PMI Jember bisa tanggap dan cepat memberikan layanan pada masyarakat ketika ada bencana alam yang sewaktu waktu bisa terjadi di Kabupaten Jember.

“Tidak hanya tanah longsor tapi ada bencana bencana lain yang perlu diwwaspadai juga seperti di Pegunungan Argopuro juga diwaspadai ketika curah hujan tinggi, di gumitir dan rembangan juga,” tutur Sigit Akbari, Kepala BPBD Jember yang hadir dalam latihan Tanggap Darurat Tuntas PMI Jember.

Pada kesempatan tersebut, PMI Jember memberikan bantuan berupa paket Hygiene kit pada perwakilan masyarakat. Paket Hygiene kit untuk kebutuhan korban saat bencana alam melanda kawasan tersebut diantaranya sabun mandi, shampo, keperluan wanita dan perlengkapan bayi. (*)

Reporter: Rio

Loading...
Berita sebelumyaKadispora Jatim Apresiasi Diklat Kader dan Pelantikan Pemuda LDII Jatim
Berita berikutnyaJasad Penuh Luka Bacok Senjata Tajam Ditemukan Tertindih Kayu di Saluran Irigasi Sawah

Tinggalkan Balasan