Simbol Semangat 45 Petani, Pemdes Sekapuk Lounching Patung di Agrowisata

83
Kepala Desa Sekapuk Abdul Halim saat menjadi inspektur upacara 17 Agustus di samping ikon patung agrowisata Kebun Pak Inggih.

GRESIK, (Kabarjawatimur.com) – Dirgahayu Republik Indonesia ke-75 dinilai sebagai hari baik untuk segera bangkit dari pendemi covid-19. Termasuk Pemdes Sekapuk yang tengah melounching ikon patung setinggi 4,5 meter di Agrowisata ‘Kebun Pak Inggih’, pada Senin (17/8/2020).

Patung menyerupai petani dengan memakai topi caping sambil membawa cangkul dan sabit menjadi simbol semangat 45 petani atau pekebun. Ikon patung itu juga menjadi lambang bangkitnya para petani menuju kehidupan yang makmur dan sejahtera.

“Ikon agrowisata Kebun Pak Inggih ini sengaja kita lounching di HUT Kemerdekaan RI ke-75. Dengan patung setinggi 4,5 meter ini menjadi harapan besar supaya para petani memiliki semangat 45 dan menjunjung tinggi nilai-nilai patrotisme,” ujar Kapala Desa Sekapuk Abdul Halim, Senin (17/8/2020).

Loading...
Baca Juga  BMW Indonesia Sajikan X4 xDrive30i M Sport

Pria dengan ciri khas berambut dan berjenggot panjang ini mengungkapkan, di tengah kondisi perekonomian global yang sedang terguncang, sudah saatnya masyarakat pedesaan mencari cara dalam pemulihan ekonomi.

“Justru saat ini waktunya kita berbenah diri secara fundamental, melakukan transformasi dan menjalankan strategi besar di berbagai bidang. Termasuk membuat inovasi di bidang wisata,” paparnya.

Tak hanya sekedar lepas dari pandemi, lanjut Halim, pihaknya juga membuat lompatan besar dalam memanfaatkan krisis yang sedang terjadi saat ini. Desa Sekapuk bukan hanya disebut desa mandiri, melainkan sedang merintis menjadi desa miliarder.

“Selain ada ikon patung agrowisata, di Kebun Pak Inggih ini juga ada beraneka macam tanaman produktif. Tujuan utama kami untuk meningkatkan perekonomian desa dan ingin membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat,” imbuhnya. (*)

Baca Juga  Rektor UTM Berikan Penghargaan pada Prodi, Dosen, Tendik dan Mahasiswa Berprestasi

Reporter : Azharil Farich

Loading...
Artikulli paraprakKampanyekan Sungai Lestari, Warga Jember Gelar Upacara Kemerdekaan di Tepi Sungai
Artikulli tjetërGus Yani Prihatin Ketika Melihat Ada Makam Pahlawan di Gresik Terbengkelai

Tinggalkan Balasan