SIG dan BTN Jalin Sinergi Percepatan di Sektor Perumahan

29
Kerjasama antara SIG dan BTN yang digelar secara virtual.

GRESIK, (Kabarjawatimur.com) – Guna mendukung Program Pemulihan Ekonomi (PEN) dampak pandemi covid-19 yang telah dicanangkan pemerintah, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk SIG menjalin sinergi dengan Bank Tabungan Negara (BTN) dalam hal percepatan pemulihan sektor perumahan.

Kerjasama ini dilaksanakan secara virtual pada acara Webinar Sinergi Untuk Percepatan Pemulihan Sektor Perumahan. Kedua belah pihak saling melakukan penandatanganan. Yakni Dirut SIG Hendi Prio Santoso dan Dirut BTN Pahala N Mansury.

Hendi Prio Santoso mengatakan, dengan kerjasama ini SIG menyediakan solusi teknologi konstruksi melalui ‘One Day One Home’ (Dynahome). Metode pembangunan rumah dengan cetak di tempat. Melalui proses pengerjaan dinding rumah berkualitas dengan biaya efisien.

Baca Juga  Kucurkan Anggaran Rp 84,8 Milyar, Bupati Gresik Minta APK Pilkada Ditertibkan

Dengan metode ini, lanjut Hendi, pengerjaan kontruksi dinding, kolom dan atap bisa dilakukan dalam waktu 1 hari. Sehingga proses keseluruhan pembangunan bisa dipangkas hingga 7 hari. Bahkan dengan metode ini pembangunan rumah bisa 3 kali lebih banyak.

Loading...

“Teknologi dynahome dapat menjawab tantangan yang dihadapi stakeholder dalam pemenuhan kebutuhan perumahan di Indonesia. Baik tantangan waktu yang berpengaruh pada proses kredit maupun kualitas rumah layak huni,” paparnya, Kamis (30/7/2020).

Dirut BTN Pahala N Mansury menambahkan, sebagai perbankan yang fokus di sektor perumahan, adanya keberpihakan pemerintah mulai dari aturan hingga penempatan dana negara menjadi angin segar. Karena kredit yang dikucurkan BTN memiliki dampak ekonomi jangka panjang.

Baca Juga  Kehadiran Ketua PWNU Jatim di Ponpes Qomaruddin untuk Pemantapan NU Bukan Mendukung Paslon

“Kredit perumahan akan menjadi tempat tinggal yang bisa meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dan juga bisa memberikan multiplier effect terhadap industri lainnya,” imbuh Pahala, Kamis (30/7/2020).

Wamen Keuangan RI Suahasil Nazara mengatakan, program PEN menjadi bagian dari kebijakan extraordinary yang dilakukan pemerintah. Dengan tujuan memitigasi dampak pandemi covid-19 karena adanya penurunan tajam di sektor ekonomi. (*)

Reporter : Azharil Farich

 

Loading...

Tinggalkan Balasan