Setelah Kota Batu, Kini Pemkot Surabaya Turunkan Bantuan Untuk Gresik

955
Proses pengerukan Sedimen kali Lamong Gresik (istimewa)

SURABAYA (Kabarjawatimur.com)-Setelah mengirim alat bantuan ke Kota Batu pada hari, Jum’at (5/11/2021). Malam harinya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas PU Bina Marga dan Pematusan mengirimkan bantuan alat berat juga ke Kabupaten Gresik, karena di Gresik terkena banjir dari luapan Kali Lamong. Pengiriman dua alat berat beserta personelnya itu atas perintah langsung dari Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

“Berdasarkan arahan Pak wali kota, semalam kami langsung mengirimkan dua alat berat beserta 10 personil untuk membantu penanganan banjir di Kabupaten Gresik,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) Surabaya, Erna Purnawati, Sabtu (6/11/2021).

Saat berkoordinasi dengan jajaran di Pemkab Gresik, ternyata mereka meminta bantuan untuk menangani Kali Lamong, tepatnya di sekitar Morowudi atau Jembatan Bobo Gresik. Di tempat tersebut, jajaran Pemkot Surabaya beserta dua alat beratnya melakukan pengerukan sedimen Kali Lamong.

Baca Juga  Diduga Masalah Hutang Piutang, Warga Surabaya Jadi Korban Pembacokan

“Jadi, dua alat berat itu kami turunkan ke sungai Kali Lamong, karena memang pada saat itu endapannya sudah mengeras. Kami keruk endapan itu dan kami bikinkan tanggul di pinggirnya,” kata Erna.

Loading...

Selain melakukan pengerukan dan pembuatan tanggul, Erna mengaku anak buahnya juga menelusuri saluran air di bawah Jembatan Bobo, dan ternyata ditemukan ada satu saluran yang diduga tersumbat dan tidak bisa dialiri air.

“Di bawah Jembatan Bobo itu kan ada dua pilar dengan dua terowongan. Nah, salah satu terowongan ini kering. Air juga tidak bisa mengalir ke sana, mungkin karena tersumbat, dan bisa jadi ini juga penyebab banjir hingga menyebabkan airnya meluap,” ujarnya.

Baca Juga  Perumahan di Jember Diterjang Banjir Sebuah Mobil Hanyut, Warga Mengungsi Diatas Genting

Oleh karena itu, ia mengaku masih mencari cara untuk mengatasi dan menangani terowongan yang tersumbat tersebut, sehingga diharapkan dua terowongan itu bisa dialiri air dengan lancar, dan air di wilayah tersebut tidak meluap lagi.

“Karena memang permintaannya di sekitar Jembatan Bobo, ya kami akan garap di sekitar jembatan tersebut. Kami keruk endapan sedimennya untuk dijadikan tanggul, kami juga fokus untuk menangani terowongan di bawah jembatan supaya bisa dialiri air. Dengan cara ini, kami berharap air Kali Lamong di sekitar Jembatan Bobo tidak meluap lagi,” pungkasnya. (*)

Reporter : Gita Tamarin

Loading...
Berita sebelumyaDiteriaki LC Cantik, Dua Jambret Jatuh Tersungkur
Berita berikutnyaCari Bibit Bulutangkis, Banyuwangi Ingin Punya ‘Kevin Sanjaya’ Lagi

Tinggalkan Balasan