SURABAYA, (Kabarjawatimur.com)-
Bapak satu anak yang tega menjual istri sahnya demi pundi-pundi rupiah adalah pria berinisial DR (27). Bukan hanya rupiah, DR mengaku nekat menjual EVS istrinya di media sosial juga karena penyuka sensasi seks.

Pelaku juga mengaku jika menjual istrinya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan memenuhi fantasi seksualnya. Dia menawarkan korban kepada tamu dengan imbalan uang sebesar Rp.1.000.000. Dengan tamunya, bertiga janjian bertemu di sebuah hotel dan melakukan hubungan seksual secara bersama.

Pria asal Surabaya itu menjalani aksi bejat sudah sejak setahun belakangan, bahkan saat kandungan menginjak sembilan bulan melalui media sosial twitter dengan layanan threesome (dua laki-laki satu wanita).

Modusnya, tersangka meng-upload foto korban yang merupakan istrinya sendiri ke media sosial Twitter, dan ditawarkan kepada seorang tamu dengan imbalan uang.

Baca Juga  Timsus Bekuk Pria Dalam Kos di Jambangan Surabaya

Karena ulahnya itu, pelaku akhirnya dibekuk petugas unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya. Penangkapan tersebut berawal dari penggerebekan yang dilakukan petugas unit PPA, akhir bulan lalu tepatnya pada, 30 September 2021, di sebuah hotel di kawasan Surabaya.

Loading...

“Pada saat penggerebekan, anggota mendapati DR, istrinya dan seorang pria hidung belang sedang melakukan threesome, dengan dalih untuk memenuhi fantasi seksual sekaligus untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” sebut Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya Kompol Mirzal Maulana melalui Kanit PPA Ipda Wulan, Jumat (15/10/2021).

Lanjut Wulan, dalam kurun waktu selama kurang lebih 1 tahun, sudah tujuh kali menjual istrinya dengan tarif satu juta rupiah sekali kencan.

Baca Juga  Ketua DPRD Banyuwangi Sebut Kades Sumberagung, Ngawur !

Selain mengamankan pelakunya, petugas PPA juga mengamankan barang bukti buku nikah, satu buah handphone yang digunakan sebagai sarana perdagangan dan uang tunai satu juta rupiah.

Pelaku akan dijerat dengan Pasal 2 UU RI No. 21 Tahun 2007 tentang TPPO dan atau Pasal 30 Jo. Pasal 4 ayat 2 huruf D UU RI No. 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dan atau Pasal 45 UU RI No. 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dan atau Pasal 45 UU RI No. 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan atau Pasal 296 KUHP dan atau Pasal 506 KUHP.(*)

Foto : Pelaku dan barang bukti yang diamankan.

Loading...
Berita sebelumyaImigrasi Surabaya Komitmen Bangun Iklim Investasi Asing Kondusif
Berita berikutnyaCemburu, Suami Sah di Surabaya Bunuh Istri

Tinggalkan Balasan