Senapan Angin Tewaskan Bocah di Banyuwangi Kaliber 4,5 mm

260
Barang Bukti senapan angin (Foto:Istimewa)

BANYUWANGI, (Kabarjawatimur.com) – Senapan angin milik Mulyono (33) yang diduga menjadi penyebab meninggalnya seorang bocah B (12) asal Dusun Gumukagung, Desa Gintangan, Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi dijadikan barang bukti (BB) oleh Kepolisian setempat.

Kapolsek Rogojampi, Kompol Agung Setyo Budi mengatakan, dalam penanganan kasus yang terjadi, pihaknya mengamankan BB, termasuk senapan angin yang digunakan.

“Untuk BB yakni satu pucuk senapan angin gejlok itu berjenis dual power dengan kaliber 4,5 MM,” kata Kompol Agung Setyo Budi, pada Senin, (2/3/2020).

Loading...

Peristiwa itu berawal, ketika Mulyono yang masih paman korban usai pulang berburu menembak ‘tupai’ dengan mengendarai sepeda motor lengkap membawa senapan angin yang dikalungkan dilehernya berada di punggungnya, pada Sabtu (29/2/2020) sore.

Baca Juga  Peringkat Naik, Jember Menjadi Kabupaten Layak Anak Peringkat Nindya 2022

Pada saat itu posisi ujung senapan angin berada di atas. Namun, kedatangan Mulyono langsung disambut oleh beberapa bocah seumuran korban di depan rumahnya. Sontak, korban tersebut langsung naik ke sepeda motor bagian belakang diduga sambil mengintip laras senapan angin tersebut. Seketika, secara tiba-tiba senapan meletus.

“Diduga tangannya korban ini masuk kepada penarik senapan dan peluru mengenai kepala korban,” pungkas Kapolsek. (*)

Reporter: Rochman

Loading...
Artikulli paraprakAdies Kadir Dipercaya sebagai Ketua Mahkamah Partai Golkar
Artikulli tjetërDandim Jember: Kita Mau Rapat Eh Pertokoan Jember Ambruk Duluan

Tinggalkan Balasan