Sempat Viral, Polisi Buru Penyebar Video Diduga Dokter Wanita Depresi Telanjang Bulat

967
Tangkap layar akun pengunggah video diduga dokter telanjang karena depresi

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com) – Setelah Viral dibeberapa jejaring sosial, kini Polrestabes Surabaya memburu pengunggah video diduga dokter wanita telanjang karena depresi di wilayah Kenjeran, Surabaya.

Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Airef Riky membenarkan jika saat ini pelaku pengunggahnya sedang dikejar.

Unit Resmob bersama unit Cyber Crime saat ini konsentrasi melakukan pencarian pelaku yang diduga sengaja menyebarkan.

“Anggota masih dalami perkaranya dan mendalami pengunggah video. Jadi semua ini menunggu proses dari unit Cyber Crime dan bertindak setelah data didapat dan lengkap,” sebut Arief Rizky Jumat (19/6/2020).

Lebih lanjut Arief menjelaskan, sampai saat ini pihak keluarga korban belum melakukan atau melaporkan perkaranya. Jika memang nantinya terdapat laporan dari pohak keluarga, maka pasal yang akan diberikan sesuai laporan yang masuk.

Loading...
Baca Juga  Pemotor Tiba Tiba Terjatuh dan Meninggal Dunia

“Saat ini masih kita dalami dulu nanti bagaimana proses akan mengacu pada saksi ahli juga korban,” imbuhnya.

Seperti diketahui, beberapa hari ini sebuah video wanita telanjang viral di media sosial seperti twitter, facebook dan whatsapp. Dalam video tersebut memperlihatkan seorang wanita telanjang berdiri di atas kotak dan bersandar di tembok sekitar pintu gerbang gudang.

Dalam video itu juga diberi keterangan bahwa perempuan telanjang itu adalah seorang dokter gigi yang depresi karena anak dan suaminya meninggaldunia akibat virus Covid-19.

Video berdurasi 44 detik ini diunggah oleh akun twitter @filipus_nove pada 9 Juni 2020. Video ini memperlihatkan seorang perempuan telanjang sedang berdiri di atas bangku di depan sebuah tembok bangunan di pinggir jalan sebuah trotoar di Jalan Kenjeran, Surabaya. (*)

Baca Juga  Dinilai Aman, Polisi Turunkan Jumlah Personil Pengamanan Sidang MSAT

Reporter : Eko

Loading...
Artikulli paraprakDua Residivis ini Mengaku Menjual Lima Motor ke Madura
Artikulli tjetërHari Ini Tambah 2 Kasus Positif Corona di Banyuwangi

Tinggalkan Balasan