Sempat Kejar Pelaku, Perempuan Korban Jambret di Surabaya Jatuh Tersungkur

4293
Korban jambret dilokasi kejadian

SURABAYA,-(Kabarjawatimur.com)- Kejahatan jalanan berupa penjambretan kembali terjadi di Kota Surabaya. Kali ini menimpa dua perempuan di Jalan Rajawali, pada Jumat (11/3/2022) malam. Diduga pelakunya dua pelaku mengendarai Honda CBR.

Sementara korbannya, kakak beradik, Dyah Ayu (26) dan AND (17), keduanya warga Jalan Teluk Nibung Barat, Surabaya.

Kedua wanita korbannya itu, sempat mengejar para pelaku yang merampas HP-nya. Apesnya, sampai di pertigaan di Jalan Krembangan Barat terjatuh, sehingga pelaku berhasil kabur ke arah Jalan Indrapura.

Karena terjatuh, Dyah menderita luka parah dipelipis mata, bibir dan dagu. Kemudian oleh petugas medis dilarikan ke RSUD dr Soetomo guna mendapatkan perawatan medis.

Sedangkan adiknya mengalami lecet di kaki, tangan, mengeluh pusing. Namun, setelah mendapatkan pertolongan pertama dari petugas medis di lokasi, oleh pihak keluarganya langsung dibawa pulang.

Loading...
Baca Juga  Viral, Video Pembuangan Tebu, Diduga Terjadi di Wilayah PTPN XII Kalitelepak

Usai menjadi korban penjambretan, korban akhirnya melaporkan ke Mapolsek Bubutan. Hingga kini polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelakunya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Bubutan AKP Olloan Manulang saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan penjambretan di Jalan Rajawali.

“Keluarga korban sudah lapor ke polsek malam itu juga, dan kasusnya sedang kami tangani” singkat Olloan, Sabtu (12/3/2022).

Mantan Kanitreskrim Polsek Rungkut, itu mengungkapkan, saat kejadian, korban berhenti di pinggir jalan usai telepon dan hendak memasukkan HP ke dompet. Tiba-tiba dua pelaku datang dan merampas HP yang berada di genggaman tangan korban.

Mengetahui dijambret, korban lalu mengejarnya hingga ke Jalan Krembangan Barat dan terjatuh diarea tersebut.(*)

Baca Juga  Aksi ke Empat Korban Cewek, Jambret ini Dibekuk

Reporter: Eko

Loading...
Artikulli paraprakDalam Sabun ada 6 Paket Sabu, Gagal Masuk ke Lapas Banyuwangi
Artikulli tjetërKajari Bojonegoro Bantah Soal Intimidasi Saksi Kasus BOP

Tinggalkan Balasan