Sempat Jadi Anjal, Gadis Lamongan Itu Kembali Bersekolah

38

LAMONGAN(kabarjawatimur.com),- Gadis remaja yang pernah menghilang selama kurang lebih satu bulan lantaran putus asa dengan kehidupan bersama ibunya yang serba kekurangan, kini telah kembali kerumah untuk melanjutkan sekolahnya.

Lina (17) gadis asal Dusun Sambong RT 003 RW 002, Kelurahan Bedahan Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan, sebelumnya dia memilih meninggalkan rumah dan Ibunya Yang sedang sakit, untuk hidup sebagai anak jalanan, hingga sekolahnya pun ditinggalkan.

Disatu sisi, Sumiah (51) ibu kandung gadis tersebut memang dalam kondisi yang sangat memprihatinkan, bekerja sebagai buruh dalam keadaan sakit dan hasilnya hanya cukup untuk kehidupan sehari hari saja.

Namun setelah komunitas Berkas (Berbagi Dengan Iklhas) Babat, mencoba mencarikan solusi, pada akhirnya gadis tersebut dapat ditemukan dan bersedia pulang untuk melanjutkan pendidikanya di SMK Kesehatan NU Babat.

Loading...
Baca Juga  Lima Orang Penjudi Doro Ploso, Peran Masing Masing Pelaku

” Kita kasih support dan wawasan, agar dia mau pulang untuk merawat ibunya dan juga kembali bersekolah ” ucap Bripka Purnomo, perwakilan komunitas Berkas.

Sedangkan untuk biaya sekolah, komunitas Berkas sudah melobi ke pihak sekolah agar diberikan dispensasi bagi siswi yang tidak mampu tersebut, ” kita sudah menghadap ke sekolah dan Alhamdulillah disetujui, biaya sekolah Lina dibebaskan setengah, dan setengahnya lagi komunitas kami yang akan membiayainya selama dua tahun kedepan ” imbuh Pria yang juga anggota Satlantas Polsek Babat Polres Lamongan tersebut.

Sebagai penyemangat sekolah, komunitas Berkas memberikan sebuah hadiah Handphone baru kepada gadis tersebut yang disaksikan oleh pihak sekolah, Mujib selaku Wakil Kepala Sekolah,beserta Wali kelas.

Baca Juga  Selain Barbershop, Pria ini Juga Punya Kerja Sampingan

Reporter : Pradah
Editor : Rusmiyanto
Publisher : Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakSilaturahmi Dan NGETAN Bareng Bu Kofifah Dan Kang Maskur Di Bumi Wali Tuban
Artikulli tjetërUsai Tarawih, Empat Warga Surabaya Asyik Kocok Kartu

Tinggalkan Balasan