Sempat Drama Perda Perubahan APBD 2022 Disepakati, Reward Atlet Porprov dan Utang Wastafel Segera Dibayar

19
Giat Razia kuda liar di Surabaya

Jember,(kabarjawatimur.com) – Semua tunggakan pembayaran yang menggunakan APBD akan segera dibayarkan oleh Pemkab Jember. Kepastian ini terjadi setelah Peraturan Daerah (Perda) Perubahan APBD tahun 2022 disepakati oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD, Lembaga Legislatif) kabupaten Jember.

Kesepakatan yang ditanda tangani Bupati Jember dan empat pimpinan DPRD dalam Sidang Paripurna IV yang digelar di aula PB Sudirman, di lantai 2 gedung Pemkab Jember, Sabtu siang, (24/9/2022).

Menurut Bupati Jember, Hendy Siswanto, penanda tanganan P-APBD tahun ini terjadi lebih cepat dari tahun sebelumnya. Hendy dalam sambutan resminya mengapresiasi anggota DPRD Jember yang telah bekerja keras agar Perda P-APBD segera disepakati pada sidang paripurna tersebut. Pasalnya anggaran P-APBD dibutuhkan dalam perkembangan pembangunan di Jember.

Baca Juga  Resmikan Kantor Baru, DPC Partai Gerindra Gresik Optimis Raih 12 Kursi

“Kami atas nama Pemerintahan Kabupaten Jember menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pimpinan dan anggota DPRD Jember atas kerja sama yang selama ini sehingga Perda Perubahan APBD tahun 2022 ditetapkan hari ini,” ucap Bupati dari podium.

Loading...

“Saya juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya atas proses sumbang kasih atas perubahan APBD 2022,” imbuh Bupati.

Bupati, pada kesempatan itu menjelaskan, Perubahan APBD telah disesuaikan dengan penanganan dampak inflasi akibat kenaikan BBM subsidi.

Usai penandatangan, Bupati Hendy mengatakan akan segera memberikan penghargaan dan bonus para atlit Porprov. Reward akan diberikan seluruhnya pada bulan Desember menjelang peringatan HUT Kabupaten Jember.

Baca Juga  Pemkab Jember Gratiskan Lin dan Beri Subsidi Ojol dan Opang 50 Liter BBM

Sementara terkait realisasi pembayaran hutang wastafel akan dicairkan sebagian. Hendy beralasan, pihak jajarannya harus melakukan kroscek hasil pekerjaan,sedangkan surat keputusan dari pengadilan akan dievaluasi.

Proses pengajuan Rancangan Perubahan APBD 2022 sempat diwarnai drama penolakan secara halus oleh DPRD Kabupaten Jember. Saat itu sidang paripurna yang digelar 3 kali tidak pernah kuorum.

Kondisi ini sempat membuat hubungan Bupati Hendy dengan parlemen yang selama ini biasa saja kembali memanas. Hendy juga sempat berkonsultasi ke Gubernur Jawa Timur, Hj Khofifah. Saat itu gubernur menyarankan agar berkonsultasi ke Kemendagri di Jakarta. (*)

Reporter: Rio

Loading...
Artikulli paraprakSinergi Kontraktor dan Supplier Dukung Percepatan Pekerjaan Drainase di Bojonegoro
Artikulli tjetërPMI Jember Bantu Masyarakat Perangi Penyebaran Nyamuk Aedes Aegypti

Tinggalkan Balasan