Selinting Gorila Antarkan Dua Sekawan ini Tidur Satu Sel

67
Dua sekawan yang diamankan bawa tembakau Gorila

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com)-
Curiga dengan gerak-gerik dua pemuda, Polisi dari Reskrim Polsek Karangpilang langsung melakukan penghadangan terhadap pengendara sepeda motor.

Pengendara yang berboncengan dan melintas di pinggir Jalan Mastrip Kedurus depan gudang LPG Kedurus tersebut dihentikan pada, Rabu, 18 September 2019 sekira jam 00.30 WIB, karena persis dengan ciri-ciri yang didapat.

Informasi yang didapat dari masyarakat menyebutkan jika, keduanya kerap mengkonsumsi tembakau Gorila yang katagorinya masuk dalam Narkotika.

Kedua pria yang diamankan bernama, Dicky Rama Syah Putra (18) warga Jalan Warugunung Kec. Karangpilang dan Raga Hernada (22) asal Desa Besuk Kec. Gurah Kab. Kediri.

Keduanya diamankan setelah kedapatan membawa untuk dikonsumsi Narkotika jenis tembakau Gorila.

Baca Juga  Sebulan Satreskoba Polres Gresik Ringkus 16 Budak Narkoba dan Puluhan Gram Ganja

“Kecurigaan petugas membuahkan hasil, keduanya memang terbukti membawa narkotika jenis itu,” sebut Iptu Wardi Kanit Reskrim Polsek Karangpilang, Selasa (24/9/2019).

Loading...

Ketika diamankan dan dilakukuan penggeledahan, petugas menemukan beberapa barang bukti pada diri pelaku.

Barang bukti itu diantaranya, 1 (satu) linting tembakau Gorila dengan berat 0,28 gram, 1 (satu) bekas bungkus rokok, 1 (satu) pak kertas papir (kertas pembungkus tembakau) serta 1 HP merk Vivo warna hitam.

Lanjut Wardi, keduanya dapat diamankan setelah anggota Opsnal Reskrim melakukan patroli, kemudian ada pengendara sepeda motor yang berboncengan dan mencurigakan.

Setelah itu di tempat tersebut diberhentikan dan petugas menunjukkan surat perintah tugas untuk kemudian melakukan penggeledahan.

Baca Juga  Mantan Kades Ditetapkan Tersangka Kasus PKH

“Tembakau terlarang itu ada di saku baju sebelah kanan bagian depan pelaku Dicky,” tambah Wardi.

Terbukti bersalah, kemudian pelaku dan barang bukti yang di amankan di bawa ke Polsek Karangpilang untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Keduanya kini mendekam dalam penjara karena diduga melanggar Pasal 132 ayat (1) jo Pasal 6 ayat (3) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo permenkes RI No. 2 tahun 2017 tentang penggolongan Narkotika. (Eko)

Editor : Budi

Loading...
Artikulli paraprakSebanyak 41 Roda Dua Di Pamerkan Polres Blitar Kota Gebyar Exspo Pengembalian Barang Bukti Hasil Kejahatan
Artikulli tjetërKetua Kadin: Resesi Bisa jadi Momentum Penguatan Ekonomi Lokal

Tinggalkan Balasan