Selfie di Rel KA Berlatar Belakang KWJ Meresahkan

68

MALANG (kabarjawatimur.com) Fenomena kampung warna-wani jodipan ( KWJ) mulai menimbulkan keprihatinan warga.

Pasalnya pengunjung kawasan wisata dadakan yang berada persis di bawah jembatan rel kereta api justru menjadikan jalur rel kereta api sebagai tempat dan lokasi untuk berfoto selfi.

Panjul ( 40) warga Kota Lama mengaku miris dengan munculnya wisata selfi maut diatas jembatan rel kereta api.

“Miris mas, apalagi rel yang dipakai masih aktif dan kereta sering lewat sana baik yang dari Stasiun Baru Kota Malang maupun yang dari kotalama, tapi pengunjung tetap nekad bahkan tidak hanya sore, subuh sudah ada diatas jembatan,” kata Panjul, Minggu (25/9/2016).

Seban lokasi selfinya pun tidak hanya diujung jembatan bahkan ditengah-tengah jembatan. Hal itu sangat berbahaya kalau pas ada kereta mereka mau lari kemana.

Baca Juga  Umur Jembatan Klungkung Jember Bisa 100 Tahun

“Apa gak takut jatuh ke sungai brantas dari ketinggian,” tambahnya.

Rukyatul Ahmad, dari satuan komunikasi dan bantuan sosial kemasyarakatan RJT langsung merespon ke kekhawatiran warga.

Loading...

“Kita langsung lakukan penghalauan pengunjung baik yang ada di atas kampung warna-warni kesatrian maupun di jalan Juanda yang menjadi pintu masuk ke atas jembatan rel KA”,ungkapnya.

Dan memang apa yang dilakukan pengunjung sudah menjurus pada hal yang mengkhawatirkan.

“Karena pengunjung memanfaatkan rel KA yang berada diatas jembatan embong brantas sebagai wisata selfi padahal menggunakan jalur KA dilarang berdasarkan UU Perkereta-apian”, jelasnya.

Karena itulah RJT sifatnya hanya menghalau dan meminta pengunjung KWJ untuk tidak berada di atas rel.

Baca Juga  Hewan Ternak Alami Gejala PMK, Berikut Langkah Cepat Mengatasinya

“Karena jalur ini merupakan jalur sibuk kereta sehingga sangat berbahaya,” tambahnya.

Untuk selanjutnya, pihaknya melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian.

“Melalui babinsanya mungkin bisa menghalau masyarakat yang akan berfoto selfi diatas rel jembatan,” pungkas Ahmad.

Penulis : Mas Aris, Editor : Budi, Publisher : Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakHUT Polantas, Polres Tanjung Perak Gelar Olimpiade Pecinta Qur’an Jawa Timur
Artikulli tjetërBacok Polisi, Pencuri L300 Ditembak Mati

Tinggalkan Balasan