Walikota Eri dan Bima Sakti

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com)-Seleksi Tim Nasional Indonesia U16, yang diadakan di Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, dipantau langsung oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Minggu (6/6/2021).

Tampak Eri sangat serius melihat seleksi hari ini, terlebih lagi ada cukup banyak para pemain dari Surabaya yang ikuti seleksi.

Melihat banyaknya pemain sepakbola dari Surabaya ikut seleksi, Eri sempat membicarakan hal itu pada dua pelatih Timnas U-16, yakni Bimasakti dan Al Hadad soal program diklat bibit-bibit pesepakbola di Surabaya.

Eri menjelaskan jika Surabaya adalah Kota Sepak bola, banyak aset-aset seperti anak-anak Surabaya yang hebat-hebat.

“InsyaAllah Surabaya, setelah tadi kita diskusikan dengan Bang Al Hadad, Bang Bimasakti, itu InsyaAllah nanti akan ada seperti diklat Surabaya, jadi anak akan bisa support ke klub, ataupun ke Timnas,” jelas Eri, Minggu (6/6/2021).

Eri berharap, jika diadakannya seleksi Timnas U-16 di Surabaya, menjadi obor semangat bagi talenta-talenta muda dari Surabaya.

Pemerintah akan memfasilitasi seluruh arek-arek Suroboyo yang punya minat, talenta, kemampuan. Dengan ditunjukannya seleksi Timnas di Surabaya, maka akan memberikan semangat pada arek-arek Suroboyo.

Baca Juga  Walikota Puji Mobil Gerai Vaksin dan Masker Polrestabes Surabaya 97,5% Tervaksin

“Seleksi Timnas di GBT, nantinya menjadi cambuk kepada anak-anak untuk bisa menjadi bagian dari Timnas Indonesia kedepannya,” tambah Eri.

Saat ini, Eri akan godok rencana diklat bagi bibit-bibit unggul sepakbola, agar calon-calon pemain sepakbola di Surabaya lebih matang.

Harapnya, Diklat ini akan berjalan pada Bulan Juli, nanti akan dibentuk seperti apa akan didiskusikan, sehingga nanti Surabaya bisa menyiapkan kader-kader sepakbola ke depan

Loading...

“Jika ada persiapan Piala Soeratin, Porprov bisa seperti dulu lagi, mengembalikan Surabaya sebagai Kota Sepakbola,” jelasnya.

Tak hanya perihal diklat untuk mental, namun para pemain juga akan dipersiapkan mentalnya untuk seleksi pemain, yang dikirimkan ke luar negeri, seperti saat pada kepemimpinan era Tri Rismaharini.

“Sebenarnya dari Diklat tadi, Surabaya kan punya sister city dengan Liverpool, dengan konsult Belanda, ini yang kemarin saya bertemu dengan seluruh Konjen dan konsult yang ada di Surabaya, dari seluruh negara saya sampaikan, bahwa Surabaya pernah mengirimkan anak untuk berlatih di Liverpool, sehingga nanti bisa dilakukan di Belanda atau Ajax, itu yang saya harapkan dari diklat tadi,” tutup Eri.

Baca Juga  Perampok Bersenpi di Jombang, Dilumpuhkan Dengan Timah Panas

Sementara itu, Pelatih Timnas U-16 Bimasakti girang, mengetahui jika seleksi yang dilakukan dengan jajarannya ini, menjadi perhatian khusus Wali Kota Surabaya.

“Suatu kehormatan, saat Timnas U-16 melakukan seleksi dan dipantau langsung oleh Pak Wali Kota, memang tidak dipungkiri, bahwasannya pemain-pemain Timnas di usia 16, 19, U23 dan senior memang banyak bermaterikan pemain-pemain dari Surabaya, dan dengan pesan dari Pak Wali yang disampaikan tadi,” katanya.

Semoga hal ini tidak hanya di Surabaya saja. Harapannya di daerah-daerah lain juga sama dilakukan adanya diklat, sehingga pelatih Timnas nantinya siapaun itu, tidak sulit untuk mencari bibit-bibit pemain untuk masuk di Timnas 16.

Bimasakti menambahkan, jika banyak dari anak-anak Surabaya mengikuti seleksi, bahkan tak bisa terhitung lagi. Namun Bimasakti tak mau menyebutkan jumlah pastinya pada awak media.(*)

Reporter : Eko

Loading...
Berita sebelumyaKasus Covid-19 Naik, Golkar Bangkalan Himbau Masyarakat Patuhi Prokes
Berita berikutnyaSuramadu Macet Total ada Swab, Buntut Lonjakan Positif Corona Bangkalan

Tinggalkan Balasan