Sekjen Kemenkumham Minta CPNS Tak Percayai Pihak yang Tawarkan Bantuan Kelulusan

89
Kemenkumham RI
Calon pegawai negeri sipil (CPNS) Kemenkumham RI saat mengikuti serangkain tes.

JAKARTA (Kabarjawatimur.com)
Sekretaris Jenderal Kemenkumham RI Andap Budhi Revianto kembali mengingatkan kepada 317.629 calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan keluarga peserta untuk tidak mempercayai pihak-pihak yang menawarkan bantuan kelulusan/joki.

Mengingat seluruh tahapan seleksi CPNS dilaksanakan dengan profesional dan akuntabel. Setiap peserta dinilai menurut kemampuan dan hasil tesnya sendiri. Peserta dan masyarakat dapat turut mengawasi jalannya seleksi CPNS Kemenkumham dengan memberikan laporan pengaduan melalui aplikasi SIAP KUMHAM yang bisa diunduh melalui playstore.

“Jika ada masyarakat curiga adanya pelanggaran atau kecurigaan dalam proses seleksi ini, silakan laporkan melalui aplikasi SIAP KUMHAM. Semua jenis pelanggaran akan ditindaklanjuti dan diberi sanksi jika terbukti,” tegas mantan Kapolda tiga kali itu dari Ruang Kerjanya di Kawasan Kuningan Jakarta, Jumat (3/9/2021).

Lanjutnya, Andap juga mengingatkan agar setiap peserta berhati-hati dalam menerima dan menyebarkan informasi seputar seleksi CPNS Kemenkumham. Panitia hanya memberikan informasi resmi terkait seleksi CPNS di laman cpns.kemenkumham.go.id, akun IG @cpns.kumham, @kemenkumhamri, serta akun Twitter @cpnskumham, dan @Kemenkumham_RI.

Baca Juga  Mantan Kades Ditetapkan Tersangka Kasus PKH

Seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia mulai memasuki tahapan seleksi kompetensi dasar (SKD) yang akan diikuti 317.629 peserta yang memenuhi seleksi administrasi.

Jumlah ini terdiri dari 281.546 dari SLTA sederajat dan 36.083 peserta non SLTA. Jadwal SKD akan diselenggarakan mulai tanggal 19 September hingga 31 Oktober 2021.

Loading...

“Panitia telah menetapkan pelaksanaan SKD Kemenkumham mulai 19 September hingga 31 Oktober 2021 nanti,” sambung Andap.

Andap berharap setiap peserta SKD dapat memperhatikan jadwal ujian nantinya karena setiap daerah berbeda tanggal pelaksanaannya. Adapun kepastian jadwal dan lokasinya akan diumumkan tanggal 10 September ini.

“Insya Allah, jadwal dan lokasi pelaksanaan akan diumumkan pada tanggal 10 September minggu depan.” imbuhnya.

Para peserta seleksi CPNS diminta untuk memperhatikan secara baik jadwal dan lokasinya, baik pelamar non-SLTA dan SLTA. Bagi pelamar Non SLTA, lokasi ujian sesuai dengan pilihan pelamar pada saat pendaftaran. Sementara itu lokasi ujian bagi pelamar SLTA adalah sesuai wilayah formasi jabatan yang dipilih.

Baca Juga  Sebulan Satreskoba Polres Gresik Ringkus 16 Budak Narkoba dan Puluhan Gram Ganja

“Saya harapkan para peserta SKD untuk memperhatikan baik-baik jadwal dan lokasi ujian pada pengumuman. Jangan sampai miss, jangan sampai salah, karena akan merugikan diri sendiri. Misalnya pelamar SLTA formasi jabatan penjaga tahanan di Aceh, maka seluruh tahapan tes dilaksanakan di Aceh,” jelasnya.

Selama menunggu jadwal tes, Andap meminta agar para peserta seleksi CPNS memanfaatkan waktu yang ada untuk belajar semaksimal mungkin

“Masih ada waktu sampai pelaksanaan tes, ini menjadi kesempatan bagi peserta untuk lebih mempersiapkan diri. Manfaatkan waktu ini dengan baik,” paparnya.

SKD Kemenkumham tahun ini akan diselenggarakan oleh Kemenkumham bersama BKN dengan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Sistem ini dipilih untuk menjamin transparansi hasil tes dan menghindarkan kecurangan. Dengan sistem CAT, masyarakat bisa memantau skor peserta secara real time. (*)

Editor: Rizky Rahim

Loading...
Artikulli paraprakSebut Overkapasitas Hingga 300 Persen, Ratusan Warga Binaan Rutan Surabaya Asimilasi di Rumah
Artikulli tjetërDidatangi Mobil Masker Jangan Lari, Hanya Bagikan Masker Gratis Kok

Tinggalkan Balasan