Sediakan Pijat Esek-Esek, Mami Sumarni Ditahan

169
Mami panti pijat yang ditahan didampingi Kompol Bayu.

SURABAYA (kabarjawatimur.com)-Panti pijat yang terletak di Jl. Gunungsari Surabaya digerebek oleh Unit PPA SatReskrim Polrestabes Surabaya . Sumarni (57), pengelola panti pijat bernama Timung Salon Prima akhirnya diamankan pada, Selasa (13/09/2016) sore kemarin.

Panti pijat ini digerebek setelah terbukti melayani hubungan badan hingga oral sex bagi siapapun pelanggan yang enginginkannya. Sumarni memanfaatkan para terapisnya untuk melakukan praktek tersebut. Pijat esek-esek ini dibongkar Polisi setelah melakukan pengamatan dan pengecekan beberapa kali.

Sumarni sendiri berdalih, jika dirinya membuka panti pijat itu sepenuhnya karena permintaan konsumen. Selain itu, dia juga kasihan terhadap terapis-terapisnya yang tidak punya uang karena hanya memijat keahliannya.

Kompol Bayu Indra Wiguna, Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya mengatakan, saat digerebek,Sumarni sempat kaget melihat beberapa Polisi tiba-tiba datang dan menggeledah satu persatu bilik kamar yang ada di panti pijat miliknya. Diantara kencangnya suara musik yang dimainkan, Polisi berhasil menemukan satu pelanggan yang sedang menikmati layanan plus-plus tersebut.

Loading...
Baca Juga  Jambret HP Keok, Tak Sadar Terekam Kamera CCTV

Bahkan, satu diantaranya tidak menyadari saat polisi masuk secara paksa ke bilik panti pijat itu. Dalam kondisi telanjang, pasangan yang terdiri dari pelanggan dan terapis itu digrebek. “Mereka langsung kami data dan kami bawa ke Mapolrestabes untuk diamankan”,kata Kompol Bayu kepada kabarjawatimur.com, Rabu (14/09/2016).

Masih kata Bayu, di lokasi penggrebekan. Pihaknya berhasil meringkus pemiliknya. Korps berbaju cokelat itu juga menutup panti pijat Timung Salon Prima . Dalam sehari panti pijat ini bisa melayani sedikitnya tiga orang pelanggan. Tarifnya berbeda-beda, untuk pijat urat biasa dibandrol 90 ribu sekali pijatan dalam waktu satu jam.

Jika ingin tambah plus-plus, harganya bisa dikondisikan tarip harga untuk layanan ini pelanggan bisa langsung kepada terapisnya yakni 250 ribu atau sesuai hasil negosiasi harga di bilik panti pijat itu. ”Hasilnya nanti pemilik mendapat sepersekian persen dari layanan itu, sepenuhnya tergantung terapis”,imbuh Bayu .

Baca Juga  Bupati dan Ketua DPRD Gresik Kecam Ritual Pernikahan Manusia dan Domba

Kini pengelolanya diamankan di Mapolrestabes Surabaya karena mempermudah untuk dilakukan perbuatan cabul atau mengambil keuntungan dari pelacuran dan akan dijerat pasal 296 KUHP dan atau 506 KUHP,dengan ancaman pidana paling lama satu tahun empat bulan penjara.

Penulis : Ekoyono, Editor : Budi, Publisher : Gunawan.

Loading...
Artikulli paraprakIsap Sabu Tukang Las Ditangkap Polisi
Artikulli tjetërSopir Taxi Gelapkan Motor Teman

Tinggalkan Balasan