Sedang Fly, Dua Pemuda Keputran Diamankan

112
Dua pengedar sabu didampingi Kapolsek dan Kanit Reskrim Tegalsari

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com)-
Dua pengedar Narkotika jenis sabu didaerah Keputran diamankan oleh Satuan Reserse Kriminal (Reskrim), Polsek Tegalsari, Surabaya.

Dua pelakunya adalah, Salman Alfarisi (23) dan Ahmad Samsudin (20), warga Jalan Keputran Panjunan III, Surabaya.

Dua sekawan ini ditangkap, Senin , 06 September 2019 Jam 09.00 WIB, di rumah salah satu pelakunya.

Dalam menjalani bisnis yang baru saja ditekuninya tersebut, kedua pelaku sebelumnya membeli narkotika jeni sabu sabu sebanyak 1 (satu) gram
dengan harga Rp. 1.100.000.

Pengirim sabu ke kedua pelaku ini diketahui berinisial PA,I (DPO) yang kini dalam pegejaran petugas.

Begitu sabu didapat, keduanya memecah kembali sabu-sabu itu menjadi poketan kecil dan selanjutnya dijual pada
orang lain bernama MAS dengan harga Rp. 150.000, perpoketnya.

Baca Juga  Kapolsek Baru Harapkan Kekompakan Layani Masyarakat Kedungadem

“Kami membagi sabu jadi paketan kecil biasanya di Jalan Imam Bonjol Surabaya,” ucap salah satu pelakunya.

Kapolsek Tegasari Surabaya Kompol Rendy Surya Aditama mengungkapkan, Tim Opsnal Reskrim yang melaksanakan tugas jaga mendapatkan laporan tentang pelaku sabu sabu didaerah Keputran Panjunan Ill Surabaya.

Loading...

Selanjutnya anggota Reskrim melakukan penggeledahan di dalam rumah Jalan Keputran Panjunan, Surabaya dan saat itu juga dilakukan penggeledahan.

“Ketika diamankan keduanya masih dalam pengaruh narkotika jenis sabu (Fly), sehingga tidak melawan ketika diamankan,” sebut Rendy, Kamis (19/9/2019).

Dalam penggeledahan, diketemukan barang bukti berupa narkotika jenis sabu sabu dalam tas pinggang warna hitam dan timbangan elektrik.

Tas itu isinya, 1 plastik klip kecil berisi narkotika jenis sabu dengan berat 1,6 gram, 9 plastik klip kecil berisi narkotika jenis sabu dengan berat perklip 0,4 dan 0,3 gram, uang sebesar Rp. 150.000.

Baca Juga  Binda Korwil Jember Dampingi Dinas Kesehatan Kejar Capaian Vaksinasi Dosis 2 dan Boster

“PA,I sendiri informasinya sudah diamankan oleh Reskoba Polrestabes Surabaya,” tutup Rendy.

Keduanya kini sama-sama mendekam dalam penjara di Polsek Tegalsari karena diduga melanggar Pasal 114 ayat (1) dan 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang
Narkotika.

Ancaman Pasal tersebut, pelanggarnya diancam tuntutan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (*)

Editor : Budi

Loading...
Artikulli paraprakDua Hari Tak Nampak, Warga Peneleh Ditemukan Tewas
Artikulli tjetërDidepan KPK Karah, Pemuda Gresik Diamankan Petugas

Tinggalkan Balasan