Scuba Jenis Masker Tidak Layak, Telah Beredar Selama 3 Bulan

2836
Masker Scuba
Salah satu jenis masker scuba

JAKARTA (kabarjawatimur.com) – Pemerintah telah salah menerapkan masker jenis Scuba dan Buff untuk dipergunakan sebagai pelindung diri masker standart, Hal tersebut baru dikritisi beberapa hari terakhir.

Bermula dari PT Kereta Commuter Indonesia (PT KCI) telah menerapkan protokol kesehatan dengan mewajibkan penumpang mengenakan masker selama naik kereta rel listrik (KRL).

Seperti yang telah dikatakan oleh VP Corporate Communications PT KCI Anne Purba mengatakan, calon penumpang dianjurkan menggunakan masker yang efektif menahan droplet atau tetesan cairan.

“Hindari penggunaan jenis scuba maupun hanya menggunakan buff atau kain untuk menutupi mulut dan hidung,” ujar Anne dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa (15/9/2020) lalu.

Hal tersebut juga diamini oleh dokter specialis paru Dian Handayani, pada Rabu (16/9/2020).
Alasan masker Scuba dan Buff tidak layak dipergunakan dikarenakan fungsi tidak dapat mencegah droplet (tetesan pernapasan) keluar dari mulut saat berbicara.

Baca Juga  70.000 Usaha Mikro Banyuwangi Dapat Bantuan Jokowi, Ini Kata Bupati Anas

Menurut Dian Handayani pelindungan mulut dan hidung (masker) yang tidak bisa mencegah droplet hingga keluar saat berbicara, batuk, dan bersin bukan dikategorikan sebagai masker.

Loading...

Kategori masker standart adalah berjenis masker bedah dan masker medis. Masker yang mempunyai fungsi hingga 95 persen mencegah droplet keluar dari dinding masker dan hanya bisa dipergunakan 7 hingga 12 jam (satu kali pakai).

“Dari masker yang secara standart untuk bisa membentengi dan menekan penularan virus Corona hanya dimiliki oleh masker medis sedangkan jenis Scuba dan Buff hanya bisa 5 persen mencegah masuknya penularan,” ujar Dian Handayani.

Wacana tentang bahayanya masker Scuba maupun Buff rentan dengan penularan virus Corona bisa dikategorikan terlambat,Mengapa?.

Baca Juga  Jalan Undaan Kembali Marak Begal, Driver Ojol Jadi Korban

Jenis Masker Scuba mulai diminati oleh masyarakat Indonesia sejak bulan Mei 2020. Produksi masker jenis tersebut telah diedarkan oleh pihak perusahaan swasta, pemerintahan, Kepolisian dan telah digunakan jutaan biji oleh masyarakat.

Seharusnya dengan keterangan yang diutarakan oleh pihak medis dan pihak kesehatan bahwa masker Scuba dan Buff berbahaya dilakukan sejak dini saat masyarakat belum mengunakanya. Selain itu masyarakat lebih memilih untuk jenis masker Scuba bisa cuci kering pakai.

Sedangkan masker jenis bedah arau medis yang standart menurut ahli kesehatan dirasa berat oleh masyarakat Indonesia, karena masker yang digunakan satu kali pakai sehingga berat di ongkos.

Reporter. : Rusmiyanto

Loading...

Tinggalkan Balasan