SBO TV Meyakinkan Lambang PDIP di Sila-4 Pancasila Murni Kesalahan Dindik Surabaya

129
SBO TV
Presenter belajar daring di SBO TV

SURABAYA (kabarjawatimur.com) – SBO TV memberikan keterangan terkait lambang Sila Empat adalah mirip logo mirip PDIP dalam pelajaran daring yang ditayangkan pada Selasa (8/9/2020) kemarin.

Guntur selaku pihak programer SBO TV saat dipertanyakan tentang viralnya logo PDIP Surabaya di daring pelajaran memberikan keterangan, “bahwa untuk materi pelajaran yang ditayangkan atas kerjasama pihak SBO TV dengan Dinas Pendidikan Surabaya,” ujarnya.

Dijelaskan oleh Guntur materi penayangan tersebut diperoleh dari Dinas Pendidikan Surabaya dan tidak ada langkah perubahan yang dilakukan oleh pihak SBO TV.

Diperjelas juga oleh Wawan selaku perwakilan SBO TV menyebut bahwa sebelum ditayangkan, biasanya memang ada proses editing materi. Namun saat kejadian, gurunya adalah guru pengganti, kemudian waktu mepet dengan jam siar, sehingga belum sempat ada proses editing.

Baca Juga  Aparat Keamanan Bojonegoro Serap Masalah Melaui Cangkrukan

“Ketika materi itu muncul di power point, kita segera melakukan klarifikasi dan kita unduh ulang di akun resminya kita. Nah yang tersebar itu tanpa melalui proses editing,” ujarnya.

Loading...

Hal tersebut juga dijelaskan oleh pihak Dinas Pendidikan Surabaya saat jumpa pers Rabu (9/9/2020) yang digelar oleh Pemerintah kota Surabaya , Dinas Pendidikan Kota Surabaya meminta maaf terkait tayangan video pembelajaran sekolah dasar (SD) daring yang menampilkan lambang banteng PDI-Perjuangan (PDIP) saat penyampaian materi sila ke-4 Pancasila.

Kepala Dinas Pendidikan Drs Supomo MM mengatakan pihaknya tidak bermaksud sengaja memasukan unsur politik dalam video tersebut, namun adanya itu karena kesalahan teknis dan tidak teliti ketika menyiapkan materi.

Baca Juga  Nyambi, Ojol Sembunyikan Barang Dalam Dek Motor

Dan adanya kelalaian tersebut dikarenakan salah satu guru yang membuat program.
“Saya mohon maaf atas nama Dispendik karena kemarin ada salah satu guru kami waktu mengajar terjadi kesalahan nge-klik atau input data,” kata Supomo.

Guru pengajar yakni Afita Nurul Aini merupakan guru yang tertuduh melakukan kelalaian hingga muncul lambang sila -4 Pancasila lambang PDIP. Berdasarkan keterangan Afita, tak ada kesengajaan dalam menampilkan lambang PDIP. Supomo mengaku sudah melakukan klarifikasi kepada guru yang ada dalam video tersebut,
“Setelah kami kemarin klarifikasi pemeriksaan terhadap Bu Fita, menurut pengakuannya tidak ada sedikitpun kesengajaan,” ujarnya.

Reporter. : Rusmiyanto

Editor: Rizky

Loading...
Berita sebelumyaHalodoc ‘Bantu Masyarakat’ Terapkan Adaptasi Kebiasaan Baru
Berita berikutnyaWakili Jatim, Diyah Safira Masuk Top 9 Liga Dangdut Indonesia 2020

Tinggalkan Balasan