Satpol PP Panggil Dua Pemilik RHU Yang Melanggar Pakta Integritas

48
Proses penindakan satpol PP terhadap RHU Surabaya (Istimewa)

SURABAYA (Kabarjawatimur.com) – Diduga melanggar Pakta Integritas serta mengabaikan ketentuan jam operasional, Satpol PP panggil dua pemilik atau pengelola Rumah Hiburan Umum (RHU), Sabtu (30/10/2021).

Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Eddy Christijanto mengatakan, akan menindak tegas dua RHU tersebut jika diketahui lagi melanggar aturan yang telah ditetapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Hal ini sebagaimana diatur dalam Perwali Nomor 67 tahun 2020 yang telah diubah dalam Perwali Nomor 10 tahun 2021 maupun aturan Inmendagri Nomor 53 tahun 2021.

“Keduanya saya panggil. Kami cek perizinannya lengkap atau tidak dan apakah sudah menandatangani pakta integritas. Saya sampaikan juga supaya mereka tertib dan disiplin, karena ini peringatan terakhir,” kata Eddy saat dihubungi, Senin (1/11/2021).

Baca Juga  Satu Pelaku Tawuran Dinoyo Ditangkap

Tak hanya memanggil, Satpol PP juga akan menutup dan mencabut perizinan RHU jika melanggar ketentuan yang telah di sepakati. Karena pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya juga telah memberikan keringanan dengan memperbolehkan RHU buka hingga pukul 24.00 WIB.

Loading...

Eddy menegaskan kepada para pemilik atau pengelola RHU untuk bersabar. karena apabila RHU tertib, mungkin Pemkot akan memberikan kebijakan lain mengenai jam operasional di masa pandemi ini. Tak lupa ia juga menginatkan, bahwa Protokol Kesehatan (Prokes) harus tetap di lakukan secara disiplin karena ini juga enjadi tanggung jawab bagi pemilik RHU.

“Jadi jangan sampai ada keteledoran dari pemilik RHU dan pengusaha lainnya. Kalau naik level pasti dampaknya akan ke sampean (RHU) dan karyawan sampean, serta pengusaha lain,” tuturnya.

Baca Juga  Pramuka Lamongan Serahkan Bantuan Korban Banjir

Eddy menambahkan, Satpol PP Kota Surabaya memastikan akan melakukan pemantauan dan pengawasan RHU secara berkala. Mulai dari prokes, jam operasional, hingga kapasitas di dalam RHU.

“Kalau ada yang ketangkap basah melanggar, akan kami tindak tegas dan kami tutup serta cabut perizinannya,” pungkasnya. (*)

Reporter : Gita Tamarin

Loading...
Berita sebelumyaHP Selundupan Langsung Ditenggelamkan ke Aquarium di Rutan Gresik
Berita berikutnyaPencuri NMAX ini Warga Banyu Urip Lor Surabaya

Tinggalkan Balasan