Komandan Pangkalan TNI AL Banyuwangi, Letkol Laut (P) Eros Wasis, M.Tr. (Han), CTMP (kiri)

BANYUWANGI, (Kabarjawatur.com) – Satgas Covid-19 Kabupaten Banyuwangi segera menertibkan layanan rapid test antigen yang menjamur disekitaran Pelabuhan ASDP Ketapang.

Wakil Satgas Covid-19 Kabupaten Banyuwangi, Letkol Laut (P) Eros Wasis, M.Tr. (Han), CTMP, mengatakan, langkah penertiban ini diambil menyikapi maraknya layanan rapid antigen. Menurutnya, informasi tersebut sudah ia kantongi.

“Kemarin dapat informasi soal itu, nanti akan kita sidak lagi bersama jajaran terkait,” kata Eros Wasis, Selasa (5/10/2021).

Baca Juga:Gerai Rapid Tes Antigen di Banyuwangi Menjamur Lagi

Langkah kedepannya, lanjut Eros, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan serta Polresta Banyuwangi untuk mengambil langkah.

Loading...

“Penertiban akan dilaksanakan secepatnya. Dalam waktu dekat akan kita sidak secepatnya,” imbuh Komandan Pangkalan TNI AL Banyuwangi.

Baca Juga  Tidak ada yang Diamankan, Arena Adu Doro Makam Rangkah dan Rel Sidotopo Dirazia

Ancaman sanksi tegas pun membayangi gerai layanan rapid antigen yang ijinnya tak sesuai. Ini dijalankan demi melindungi masyarakat yang mengajukan surat negatif dari Covid-19.

“Sanksi menjadi ranahnya kawan – kawan di Polresta Banyuwangi. Mereka yang punya kewenangan untuk mengambil langkah hukum,” tegas Eros.

Baru saja ditertibkan, gerai layanan rapid tes menjamur kembali di sekitar Pelabuhan Ketapang Banyuwangi, Jawa Timur. Layanan rapid tes antigen bisa dengan mudah ditemui di sepanjang jalur depan Pelabuhan ASDP sampai LCM Ketapang. Harga yang ditawarkan dikisaran Rp 80 ribu. (*)

Reporter: Rochman

Loading...
Berita sebelumyaPerkuat Sistem Anti Korupsi di Satker Keimigrasian, Kemenkumham Jatim Undang Satgas Saber Pungli
Berita berikutnyaImigrasi Surabaya Sosialisasikan Anti Korupsi bersama Satgas Saber Pungli

Tinggalkan Balasan