Sat Intelkam Polrestabes Surabaya Memberhentikan Izin Keramaian Di 5 RHU

138

SURABAYA (kabarjawatimur.com)
Sat Intelkam Polrestabes Surabaya mempanding (memberhentikan sementara) izin keramaian yang pernah dimiliki RHU (rumah hiburan umum) di Ruko Darmo Park.

Untuk wilayah ruko Darmo Park Jl. Mayjen Sungkono, terdapat 5 tempat usaha hiburan umum yang izin keramaian diberhentikan oleh Sat Intelkam Polrestabes Surabaya.
Alasan tersebut dilakukan karena adanya tentang penertiban perizinan yang berhubungan dengan TDUP (tanda daftar usaha pariwisata).

Pencanangan penertiban yang dimulai sejak bulan November 2016 laksanakan oleh Sat Intelkam Polrestabes, merupakan anjuran dari Dinas Pariwisata Surabaya, terkait banyaknya tempat hiburan umum yang belum memiliki TDUP.

Hal tersebut disampaikan oleh petugas perizinan Intelkam Polrestabes Surabaya, AIPTU Suroso saat di temui di ruanganya beberapa waktu yang lalu.
Suroso memberikan keterangan untuk pengajuan perpanjangan izin keramaian yang berumur 3 bulan dari 5 tempat usaha hiburan umum sementara di hentikan.
“Karena anjuran Dinas Pariwisata Surabaya, tentang 5 tempat usaha yang berada di ruko Darmo Park belum mengantonggi TDUP agar diberhentikan perpanjangan, sehingga kita harus menghentikan,” ujar Suroso.

Loading...
Baca Juga  Kerja Nyata, Erick Thohir Disebut Cawapres Paling Progresif untuk Pilpres 2024

Informasi yang dihimpun oleh kabarjawatimur.com, Suroso menambahkan bahwa untuk 5 tempat yang perpajangannya dihentikan sementara, kesemuanya adalah Pijat Tradisional.
Dan selama ini untuk proses pengajuan bukan langsung dari pihak pemilik atau pengelolah tempat hiburan, tapi melalui biro jasa yang berinisial BBG.

Izin keramaian yang berlaku selama 3 bulan tersebut merupakan syarat ketentuan bagi tiap usaha untuk secara aman dan tertib dalam melakukan aktifitas yang berhubungan dengan hiburan dewasa.
Bagaimana Sat Intelkam Polrestabes Surabaya menyikapi tentang usaha yang belum mengantonggi TDUP sehingga izin keramaian tidak dikeluarkan.

“Beberapa waktu akan ada rapat pembahasan yang dihadiri oleh Dinas Pariwisata dan Polrestabes Surabaya tentang jalan keluar guna menyikapi izin keramaian yang harus di pending dulu, atau dijalankan kembali meski usaha tersebut belum memiliki TDUP,” tutup Suroso.

Baca Juga  Honda Jazz Oleng Tabrak Trotoar, Sopir Diduga Mabuk

Reporter. : Rusdi
Editor. : Budi
Publisher : Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakKodam Gelar Apel Nusantara Bersatu untuk Indonesia
Artikulli tjetërDiduga Stress, Rusak Mesin ATM Pakai Palu

Tinggalkan Balasan