Sakit Tak Kunjung Sembuh Nekat Bunuh Diri

20

SURABAYA (kabarjawatimur.com) – Diduga stres karena penyakit yang diderita tak kunjung sembuh, membuat Junaedi (36) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara menyebutkan diri kedalam sumur pada Minggu, (04/12/ 2016) dini hari pukul 02.15 wib.

Warga Jl. Pucangan 3/45-c Kel.Kertajaya
Kec. Gubeng Surabaya tersebut masuk kedalam sumur di Jl.Bagong Karimata 16b, Rt/Rw 09/05, Kel. Ngagel, Kec Wonokromo hingga menghembuskan nafas terakhirnya.

Keterangan yang diperoleh dari pihak keluarga yakni Muryati (55) yang tak lain adalah ibu korban Menyatakan, korban memilki penyakit paru-paru. Korban merasa putus asa, korban juga sejak 2 hari yang lalu sudah melakukan percobaan bunuh diri tersebut.

Kompol Arisandi, Kapolsek Wonorkomo Surabaya saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

Loading...
Baca Juga  Even JKCI IV Digelar, 10 Duta Besar Datang ke Jember

“Korban tersebut sudah sering kali mencoba untuk bunuh diri, namun berhasil dicegah oleh pihak keluarga dan mendapat pengawasan khusus”, katanya kepada kabarjawatimur.com, Minggu (04/12/2016).

Lalu pada Minggu dini hari sekitar pukul 02.15 wib, ibu korban yang saat itu akan ke toilet. Ibu muryati menimba air di sumur tersebut dan kaget melihat ada jenazah yg mengambang di dalam sumur.

Mengetahui adanya mayat, ibu Muryati meminta bantuan ke tetangga dan dilanjutkan melapor ke jajaran Linmas dan Polsek Wonokromo Surabaya.

Mendapati laporan tersebut Anggota Polsek Wonokromo langsung melakukan pengamanan di sekitar lokasi kejadian dan pukul 03.30 wib tim inafis Polrestabes datang untuk melakukan olah TKP.

Baca Juga  Saat ini, Polisi Kembali Gencar Lakukan Patroli Keramaian, Warkop dan Cafe

Setelah dilakukan olah TKP pukul 04.15 Wib jasad korban di bawa ke Rs. Dr. Soetomo Surabaya menggunakan ambulance untuk dilakukan visum.

Penulis: Ekoyono, Editor: Budi, Publisher: Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakPejabat Polrestabes dan Dua Kapolsek Dirotasi
Artikulli tjetërBersihkan Kolam, Tewas Diduga Tersengat Listrik

Tinggalkan Balasan