Sah! Yusuf Widyatmoko Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Penasehat KTNA Banyuwangi

829
Yusuf Widyatmoko (dari kiri)

BANYUWANGI, (Kabarjawatimur.com) – Yusuf Widyatmoko secara resmi menjadi Ketua Dewan Penasehat Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Banyuwangi.

“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Apalagi para petani dan nelayan siap memenangkan pasangan Yuriz. Jika nanti diberi amanah oleh rakyat, pokoknya keperluan petani harus masuk dalam APBD Banyuwangi,” kata Mas Yusuf, Jum’at (30/10/2020).

Acara yang digelar di tempat wisata Alam Indah Lestari (AIL) ini dihadiri ratusan pengurus KTNA se-Banyuwangi. Bahkan, mereka menyatakan siap memenangkan Yusuf Widyatmoko dalam kontestasi Pilkada Banyuwangi.

Mas Yusuf, sapaan akrab Yusuf Widyatmoko yang berduet KH. Muhammad Riza Aziziy ini juga mengaku telah menyusun program dan visi misi di sektor pertanian. Diantaranya dengan menggandeng perbankan guna memberikan kredit hingga Rp 12 juta per hektar, termasuk menerapkan program Asuransi Gagal Panen.

Selain itu, program anggaran Rp 100 juta per dusun se-Banyuwangi untuk mendorong pemerataan pembangunan, dan meminimalisir kesenjangan pembangunan antar wilayah.

Loading...

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Banyuwangi ini menambahkan, dirinya sebelumnya sudah memprediksi tahun 2020 terjadi kelangkaan pupuk.

Hal tersebut sudah dikomunikasikan bersama jajaran pimpinan DPRD Banyuwangi dan Bupati termasuk dengan Kementrian, hingga memicu masalah di kalangan petani. Tahun 2020 ini Kabupaten Banyuwangi hanya mendapatkan 30 ribu kantong pupuk, kemudian dapat tambahan 80 ribu dari Provinsi.

“Sejak Desember 2019 lalu saya sudah bilang, alokasi pupuk bersubsidi dipotong hingga 51 persen. Tidak dipotong saja sudah mengalami kelangkaan, apalagi dikurangi?,” ujar Michael

“Biar nanti Mas Yusuf yang memperjuangkan para petani. Karena Bupati yang peduli pada petani akan membawa kesejahteraan bagi kita,” imbuhnya.

Sekedar diketahui, Yusuf Widyatmoko akan bergandeng dengan KH. Muhammad Riza Aziziy. Calon Bupati nomor urut 1 ini diusung Partai PKB, Demokrat, Golkar, PKS, serta Partai Non Parlemen lainnya. (*)

Reporter: Rochman

 

Loading...

Tinggalkan Balasan