Rumah Makan ‘Pondok Apung’ Rogojampi Terapkan Protokol Kesehatan Jelang New Normal

116
Pengunjung saat dicek suhu tubuh menggunakan termo ghun oleh karyawan RM. Pondok Apung Moro Seneng. (Foto:Kabarjawatimur.com)

BANYUWANGI, (Kabarjawatimur.com) – Massa transisi new normal pandemi covid-19 di Banyuwangi, Jawa Timur belum diberlakukan. Namun, pemilik usaha kuliner yang memiliki nama ‘Pondok Apung Moro Seneng’ sudah menerapkan sistem berkonsep new normal seperti yang dianjurkan oleh Pemerintah.

“Kami sudah mendapatkan sertifikasi layak buka. Dan sudah mengikuti himbauan dari pemerintah,” kata Novita, Manager Rumah Makan (RM) Pondok Apung Moro Seneng, Jum’at (3/7/2020).

Novita menjelaskan, pada saat pengunjung datang, RM Pondok Apung Moro Seneng menyediakan tempat cuci tangan saat memasuki lokasi rumah makan. Selanjutnya, oleh karyawan, pengunjung juga dicek suhu dan langsung menawarkan hand sanitizer. Tentunya, pengunjung juga wajib memakai masker hingga jaga jarak kurang lebih 1,5 meter.

Stiker layak buka usai di sertifikasi oleh Pemkab Banyuwangi. (Foto:Kabarjawatimur.com)

Rumah makan yang menyajikan hidangan masakan ikan segar serta lalapan ini sangat ketat dalam mencegah penyebaran covid-19. Terlihat, saat melayani pengunjung, pelayan mengenakan masker, face shield dan sarung tangan saat order menu hidangan dan mengantar makanan.

“Guna menghindari kontak dengan pengunjung, pelayan juga hanya memberikan daftar menu pada pengunjung. Daftar menu dibacakan dan kemudian pesanan dicatat oleh pelayan,” ujar Novita.

Baca Juga  Sandiaga Uno Siap Dampingi Program UMKM Naik Kelas Milik Ipuk Fiestiandani

Salah satu pengunjung RM Pondok Apung Moro Seneng, Mazda Setyawan mengaku sangat bersemangat. Apalagi ketika datang ke tempat kuliner ini sudah dilengkapi fasilitas sanitasi yang baik, ada aturan pembatasan fisik, hingga pelayan yang menggunakan pelindung diri.

“Jadi jika berkunjung ke RM Pondok Apung Moro Seneng ini keamanan dan kesehatan kita sudah terjaga,” jelasnya.

Sebelumnya, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, sebanyak 300 warung rakyat dinyatakan lolos uji dengan melibatkan Dinas Kesehatan sehingga mendapatkan sertifikasi.

Loading...
Pengunjung saat melayani order menu makanan kepada pelayan RM Pondok Apung Moro Seneng. (Foto:Kabarjawatimur.com)

Selama tiga pekan terakhir, kata Anas, tim gabungan Pemkab Banyuwangi bergerak ke berbagai pelaku usaha warung rakyat untuk mendampingi penerapan standar pelayanan sesuai protokol kesehatan. Pada saat yang bersamaan, langkah serupa juga dilakukan untuk destinasi wisata, hotel, homestay, kafe, dan restoran.

“Warung-warung rakyat selama ini berperan menggerakkan ekonomi, termasuk dalam menopang sektor pariwisata. Sehingga ke depan, jika sektor wisata benar-benar dibuka, maka warung rakyat sudah siap menerapkan protokol kesehatan. Wisatawan bisa nyaman, dan dengan sendirinya warung rakyat bisa semakin laris,” ujarnya.

Baca Juga  Ipuk Fiestiandani Didaulat Menjadi Pembina Asosiasi Komunitas E-Sports Banyuwangi

Anas menambahkan sertifikasi terhadap warung rakyat dilakukan untuk memberi jaminan keamanan, kesehatan dan keselamatan bagi semua yang terlibat di sektor ini.

“Jadi semua sama-sama aman. Pengunjung dan wisatawan yang berkuliner di warung rakyat aman. Pekerja warung rakyat pun aman. Semua itu akan terjadi jika protokol kesehatan dijalankan dengan baik,” jelas Anas.

Sekedar diketahui, menu spesial Rumah Makan (RM) Pondok Apung Moro Seneng memiliki cita rasa khas. Gazebo yang berdiri diatas kolam menambah suasana menjadi asri. Bahkan, warna-warni ikan koi menambah mata pengunjung terhibur.

Tampak lokasi RM. Pondok Apung Moro Seneng

Disini juga menyediakan gurami bakar, nila bakar, lele goreng, patin bakar, tempe penyet, tahu penyet, cah kangkung, cah sayur dan masih banyak lagi. Terlebih aneka minuman jus, kopi, hingga wedang uwuh yakni minuman rempah rempah alami yang dipercaya sebagai menambah imunitas tubuh.

RM. Pondok Apung Moro Seneng ini beralamat di Desa Karangbendo, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi. Dekat Bandara Internasional Banyuwangi. (*)

Reporter: Rochman

Loading...

Tinggalkan Balasan