Residivis Pengedar Upal Dibekuk Polsek Kenjeran Surabaya

44

SURABAYA, Kabarjawatimur.com-
Peredaran uang palsu (Upal), di Surabaya masih marak dan beredar luas di masyarakat.

Seperti kasus yang berhasil diungkap oleh unit Reskrim Polsek Kenjeran, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Pelaku yang dibekuk pada, Kamis 27 September 2018 sekira jam 03.30 WIB, itu bernama PWT (43), asal Sukodono Sidoarjo.

Pelaku ini pada, Selasa, 25 September 2018, pukul 19.00 WIB, diketahui mengedarkan Upal di Jalan Bulak Rukem Timur Surabaya.

“Setelah mendapat info dari warga terkait peredaran upal itu, Polisi langsung melakukan penyelidikan dan pelakunya dibekuk di Sukodono Sidoarjo,” sebut Kompol Sucipto, Sabtu (29/9/2018).

Lanjut Sucipto, darinya petugas mengamankan barang bukti sebanyak 34 (tiga puluh empat) lembar uang seratus ribuan edisi baru.

Loading...
Baca Juga  Bakul Bakwan Punya Kerja Sampingan, Membuatnya Ditangkap Polisi

Untuk modus yang dilakukan palaku ini adalah, uang palsu itu digunakannya membeli Handphone (HP) melalui on line. Kemudian HP hasil pembelian dengan uang palsu dijual lagi melalui on line untuk mendapatkan uang asli.

“Tersangka ini tercatat sudah dua kali masuk penjara,” tambah Sucipto.

Pelaku di penjara pada, tahun 2014 silam ditahan Polsek Gubeng perkara pijat membayar dengan uang palsu, vonis 18 bulan.

Pada tahun 2016 ditahan Polsek Wonokromo perkara belanja di DTC menggunakan uang palsu, vonis 16 bulan.

Dan kali ketiga pelaku dibekuk oleh unit Reskrim Polsek Kenjeran. Dia akan terancam Pasal berlapis yakni Pasal 36 (ayat 2,3 ) UU No. 7 tahun 2011 tentang Mata Uang dan atau Pasal 378 KUHP tentang penipuan.

Baca Juga  Kartini Street Food, Favorit Warga Bojonegoro

Teks foto : Pelaku pengedar uang palsu didampingi Kanit Reskrim Polsek Kenjeran Surabaya.

Reporter : Ekoyono

Loading...
Artikulli paraprakLia Caleg Muda PKB, Pekerjaan Adalah Ibadah Dan Doa
Artikulli tjetërIni Kronologis Tewasnya Warga Jombang Tercebur Sungai di Surabaya

Tinggalkan Balasan