Remaja Masjid Baitul Makmur Sulap Sampah Jadi Rupiah

195
Pengumpulan sampah rumahan untuk dijual

JEMBER, (Kabarjawatimur.com) – Remaja Masjid (Remas) adalah kumpulan pemuda yang melakukan aktifitas sosial dan ibadah di lingkungan masjid. Pada umumnya, kegiatan Remas selalu identik dengan kegiatan keagamaan dan peribadahan.

Namun berbeda dengan Remas Baitul Makmur yang satu ini. Selain kegiatan keagamaan, para anggota Remas dididik mandiri dan berjiwa enterpreneurship dengan melakukan kegiatan mengumpulkan sampah rumahan untuk disulap menjadi rupiah.

Wakil Ketua Remas Baitul Makmur, Ali Wafa mengatakan, tujuan dari kegiatan tersebut adalah mendidik para anggotanya agar memiliki kemandirian, serta rasa tanggung jawab terhadap organisasi.

“Untuk melatih anggota (agar memahami, red) bagaimana cara menghidupkan organisasi,” ujar Wafa, Minggu (22/8/2020).

Pengumpulan sampah rumah tangga ini, telah dilakukan oleh Remas Baitul Makmur sejak awal tahun 2019 hingga sekarang. Sampai akhirnya, banyak warga sekitar yang merespon positif terhadap kegiatan tersebut.

Baca Juga  Spesialis Pencuri Dompet Dalam Mobil Dibekuk, Pelaku Dua Orang Pria

“Respon warga baik, sampai-sampai ada warga yang mau menjual rongsokannya ke kita,” ucap Wafa.

Loading...

Para anggota remas, mengumpulkan sampah rumah tangga tidak dengan keliling desa. Namun dengan memberi karung kepada anggota remas yang berjumlah sekitar 70 orang untuk ditaruh di rumah masing-masing.

“Ya kalau keliling desa seperti pemulung kita,” paparnya.

Kemudian, karung-karung yang dibagikan tersebut dikumpulkan setiap 3 bulan sekali.

“Setelah 3 bulan sekali, sampah pelastik dikumpulkan untuk dijual,” imbuh Wafa.

Dalam sekali penjualannya, Remas Baitul Makmur bisa mendapatkan uang maksimal Rp. 700 ribu rupiah. Kemudian hasil penjualan tersebut dikumpulkan untuk kas organisasi.

Wafa juga menambahkan, dalam membuat kegiatan apapun remas sangatlah mandiri, karena tidak pernah menarjetkan dana iuran dari anggota.

Baca Juga  Binda Korwil Jember Dampingi Dinas Kesehatan Kejar Capaian Vaksinasi Dosis 2 dan Boster

“Jadi, organisasi yang ada didusun sini, yang mempunyai kas terbesar, dan (organisasi, red) yang dibilang mandiri itu remas,” jelasnya.

Selain itu, Remas Baitul Makmur yang bertempat di dusun Darungan, desa Sruni, kecamatan Jenggawah yang diketuai oleh Ulun Nuha, juga memiliki kegiatan seperti sholawatan, istighosahan, dan kegiatan keagamaan lain. (*)

Reporter: M. Imron Fauzi

Loading...
Artikulli paraprakRatusan Simpatisan Sungonlegowo Siap Menangkan Gus Yani – Bu Min
Artikulli tjetërPetani Banyuwangi Mendadak Kesurupan Masal dalam Ritual Tradisi ‘Keboan Aliyan’

Tinggalkan Balasan