Razia Tempat Hiburan Malam Petugas Masih Terapkan Perwali Surabaya 28/2020

142
Anjuran Larangan Oprasional kepada RHU yang disampaikan Disbudpar Surabaya.

SURABAYA (Kabarjawatimur.com) – Razia dan penertiban tempat tempat rekreasi hiburan di Surabaya getol dilakukan oleh petugas Gabungan dari Polrestabes Surabaya bersama Sat Pol PP dan TNI.

Namun ternyata upaya penerapan Perwali No.33 tahun 2020 di Pasal 20 tentang usaha Rekreasi Hiburan Umum (RHU) masih banyak yang belum di terapkan secara maksimal oleh kalangan oknum petugas atau penegak hukum.

Seperti pada Sabtu (8/8/2020) pukul 20.30 WIB para petugas melakukan razia di tempat hiburan malam TRIBES jalan Embong Malang. Usaha hiburan yang mempunyai 3 lantai ini berkonsep Restoran dan Bar, untuk lantai 1 dan 2 dipergunakan izin restoran sedangkan lantai 3 adalah kategori Bar atau Hall dengan fasilitas live musik dan menjual minuman beralkohol (mihol).

Razia yang dilakukan secara gabungan dipimpin oleh IPDA Satria selaku Kanit Tipiring Polrestabes Surabaya. Selama pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas terkait perizinan dan protokol Kesehatan Covid-19.

Baca Juga  Pelaku Usaha Senang Ada Program UMKM Naik Kelas ala Ipuk-Sugirah

“Yang kita periksa untuk usaha hiburan malam di jalan Embong Malang yang kita periksa adalah izin resto dan tidak ada masalah,” ujar IPDA Satria.

Namun terkait perizinan Bar dan Cafe, pihaknya masih belum bisa memberikan keterangan. Selain itu saat dipertanyakan lebih lanjut bila ada aktifitas Bar dan Cafe dengan fasilitas penjualan Mihol, kenapa masih beroperasional sesuai dengan Perwali 33/2020.

Loading...

Secara terpisah keterangan berbeda diutarakan oleh Joko Wiyono mantan Kasi Sat Pol PP Surabaya, pihaknya beberapa waktu lalu mengetahui bahwa perizinan yang di kantongi oleh TRIBES masih terkendala izin SIUP MB atau penjualan Mihol.

“Untuk izin Mihol belum ada pada waktu itu sehingga yang mempunyai izin hanya Restoran untuk BAR nya belum ada,” jelasnya.

Baca Juga  Hari Ini Banyuwangi Demo Tolak Omnibus Law

Kembali dijelaskan tentang Perwali 33/2020 Pasal 20 di sahkan oleh Pemerintah Surabaya pada tanggal 13 Juli 2020, menyebutkan bahwa tenpat hiburan malam tidak diperbolehkan beroprasional untuk sementara waktu.

Namun sebelumnya pada tanggal 10 Juni 2020 Pemerintah Surabaya pernah mengeluarkan Perwali 28 tahun 2020. Dimana berbunyi bahwa usaha hiburan malam atau RHU diperbolehkan beraktifitas namun harus mentaati protokol keaehatan dengan membentuk satgas mandiri.

Dari Pasal 28/2020 yang mengacu temtang protokol kesehatan tidak berfungsi lagi setelah pemerintah kota Surabaya memberlakukan pasal 33/2020 yang merupakan Perwali terbaru di Surabaya.

Sehingga bilamana selama ditemukan rekreasi hiburan umum (RHU) jenis hiburan malam yaitu kategori Bar dan Cafe wajib menutup aktifitasnya sesuai Perwali 33/2020. (*)

Reporter. : Rusmiyanto

Loading...

Tinggalkan Balasan