Razia Motor Tancap Gas Oleng, Dua Pemuda ini Terjatuh

5

SURABAYA, Kabarjatim.id-
Jika berkendara siapkanlah surat-surat berupa STNK dan juga SIM.

Nantinya, jika ada razia dari petugas Kepolisian anda akan siap dan terhindar dari tindakan tilang.

Seperti halnya dua pemuda bernama, Adi Pratama (19) dan Jovan (19) asal Sidoarjo ini.

Dua pemuda itu dari Sidoarjo dengan tujuan masuk ke Surabaya mengendarai sepeda motor Honda Megapro melintas di depan Cito Mall Jalan Ahmad Yani Surabaya.

Keduanya kaget, ketika pukul 01.00 WIB, Minggu (10/2/2019) jajaran Satlantas, Polrestabes Surabaya sedang melakukan razia Cipkon (Cipta kondisi)

Lebih-lebih dua sekawan ini mengendarai dengan tidak memakai helm serta tidak membawa surat-surat.

Ketika itulah keduanya melaju dengan kencang kendaraannya guna menghindari petugas.  Alih-alih lolos keduanya malah tersungkur ketika terpeleset dan tidak dapat menguasai laju kendaraannya hingga akhirnya terjatuh di tengah jalan.

Baca Juga  Rusun Tanah Merah Surabaya Marak Pencurian Motor, Satu dari Dua Pelaku Dibekuk

Ketika didekati petugas yang ditanya keduanya mengatakan merasa takut karena ketika berkendara tidak memakai helm dan lupa membawa surat-surat.

“Mau ke Surabaya ngopi, saya kaget ada rahasia dan tidak membawa STNK,” kata Jovan.

Loading...

Terjatuhnya pengendara motor tersebut diketahui oleh Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Eva Guna Pandia yang langsung menghampiri keduanya dan mengintrogasi.

“Harusnya kalian berhenti saja jangan menerobos petugas, kalau salah ya ngaku salah,” sebut Pandia, Minggu (10/2/2019).

Karena terjatuh keduanya pun mengalami luka lecet-lecet di bagian tangan, lutut dan juga leher.

Mengetahui pemotor tersebut terluka, Kasat Lantas langsung memberikan sejumlah Rp. 500.000, guna membantu untuk berobat kedua pemuda itu.

Baca Juga  Gudang Mesin Jahit di Surabaya Terbakar, Tiga Anggota PMK Jadi Korban

“Kalian ditilang ya karena telah melanggar. Ini ada sejumlah uang untuk berobat diluka lecet kalian,” tambah Pandia.

AKPB Eva Guna Pandia juga menghimbau kepada pengendara roda dua maupun roda empat, jika pengendara tersebut bersalah karena tidak dilengkapi surat berhenti dan ikuti aturan petugas.

Dan jangan mencoba menerobos petugas yang merazia untuk meloloskan diri dengan melajukan secara kencang kendaraannya.

“Karena jika terjatuh dan terluka hal itu akan merugikan bagi pengendara itu sendiri dan juga orang lain jika tertabrak,” tutup Pandia. (Ekoyono)

Teks foto : Petugas menolong pemotor yang terjatuh.

Editor : Budi

Loading...

Tinggalkan Balasan