Ratusan Prajurit Batalion Infantri Berangkat ke Libanon

32

MAKASSAR, (Kabarjawatimur.com)  – Sebanyak 431 Prajurit Satuan Tugas (Satgas) Yonif 726 Tamalatea diberangkat ke Libanon.  Pemberangkatan itu dilakukan dalam rangka rotasi Satgas TNI Kontingen Garuda tahun 2019.

Panglima Komando Daerah Militer XIV Hasanuddin, Mayor Jendral Surawahadi dalam amanatnya mengaku sangat bangga kepada para Prajurit yang telah dipercaya oleh Panglima TNI untuk menjadi duta Indonesia khususnya dalam rangka mewujudkan amanat undang – undang yakni ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan abadi dan keadiaan sosial.

“Selaku pribadi dan atas nama Pangdam XIV/Hasanuddin, dengan penuh rasa bangga saya ucapkan selamat kepada segenap prajurit yang telah mendapat kepercayaan  dari pimpinan TNI, bangsa dan negara untuk tergabung dalam Satgas Batalyon Mekanis TNI Kontingen Garuda (Konga) XXIII-N Unifil yang akan melaksanakan misi perdamaian di Lebanon,” Kata Pangdam, pada Selasa (3/12/2019).

Baca Juga  Diduga Dendam Lama, Ivan Ditusuk Sangkur Hingga Tewas

Sebagai Prajurit yang mewakili Indonesia di Perserikatan Bangsa – Bangsa. Pangdam pun mengamanatkan kepada para prajurit untuk mempertanggung jawabkan tugas tersebut dengan sebaik – baiknya. Karena hal itu memiliki indikator strategis dan konkrit bagi kredibilitas Indonesia di lingkungan regional maupun Internasional.

Loading...

Untuk itu Pangdam berpesan kepada Prajurit dalam menjalankan tugas prajurit tetap berpegang teguh pada Sapta Marga sumpah prajurit dengan menjunjung tinggi prinsip-prinsip Hukum Humaniter dan Hak Asasi Manusia sebagai instrumen hukum nasional dan internasional.

“Pegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI, serta laksanakan tugas secara profesional dan proporsional sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dan Rule of Engagment (ROE) yang telah ditentukan oleh PBB. Junjung tinggi prinsip-prinsip Hukum Humaniter dan Hak Asasi Manusia sebagai instrumen hukum nasional dan internasional,” pesan Pangdam.

Baca Juga  Motor Honda Scoopy dan Rumah Terbakar di Surabaya, Petugas Selidiki Penyebabnya

Tak lupa Pangdam mengucapkan terimakasih kepada para keluarga Prajurit karena telah ikut andil dalam memberikan dukungan moril kepada para prajurit sehingga mereka tetap bersemangat.

“Tentunya penugasan ini juga merupakan kehormatan dan kebanggaan bagi seluruh keluarga. Untuk itu kepada seluruh anggota Satgas yang sudah berkeluarga, jangan terlalu banyak memikirkan tentang keluarga yang ditinggal supaya saudara tidak lalai yang pada akhirnya akan mengakibatkan kerugian bagi diri sendiri. Kepada keluarga yang ditinggal, agar tidak membebani para prajurit yang berangkat ke medan tugas. Antarkanlah mereka dengan penuh keikhlasan serta iringan doa,” tutupnya.

Reporter: Ramlan 

Loading...

Tinggalkan Balasan