Ratusan Orang Terjaring Operasi Yustisi Wajib Masker di Jember

151
Pelanggar disiplin bermasker menjalani sanksi sosial membersihkan kawasan Alun-alun Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember.

JEMBER, (Kabarjawatimur.com) – Operasi yustisi dengan menindak masyarakat yang beraktifitas diluar rumah tanpa menggunakan masker terus dilakukan oleh aparat gabungan. Operasi ini dilakukan untuk menindak lanjuti Inpres No 6 Tahun 2020, Pergub Jawa Timur No. 53 tahun 2020 tentang Protokol kesehatan dan pencegahan Covid-19.

Operasi yustisi tidak hanya dilakukan di wilayah perkotaan namun digelar di wilayah kecamatan, Seperti yang dilakukan di sekitar Alun-alun dan pasar Kecamatan Rambipuji, Jumat siang (18/9/2020)

Pada operasi tersebut ratusan orang terjaring oleh petugas gabungan yang terdiri dari pihak kepolisian, TNI, Satpol PP, tim kesehatan, bahkan hakim dan panitera.

Warga yang kedapatan tidak disiplin karena tidak memakai masker saat beraktifitas diluar rumah akan langsung ditindak dengan sidang di tempat.

Baca Juga  Dipecat Saat Pandemi, Pria Asal Kemayoran Mencuri, Aksi Pertama Curi Motor Bebek

Kapolsek Rambipuji AKP Hari Pamuji saat dikonfirmasi membenarkan operasi tersebut.”Operasi yustisi digelar tadi sore sekitar jam 15.30 sampai 17.00 WIB disekitar alun-alun dan pasar Rambipuji,” ucap Hari Pamudji saat dikonfirmasi melalui telepon.

Loading...

Meski hanya digelar kurang lebih 90 menit namun petugas berhasil menjaring 296 orang tak bermasker. Mareka yang terjaring langsung menjalani sidang di tempat di kantor Kecamatan Rambipuji.

Dari hasil sidang sebanyak 89 orang mendapatkan sanksi Sosial berupa menyapu disekitar Alun – Alun Kecamatan Rambipuji. Sedangkan sebanyak 207 orang mendapatkan teguran tertulis. Mereka juga diharuskan membayar denda Rp 2000.

Namun ada 10 orang pelanggar disiplin diwajibkan membayar denda sebesar Rp 250 ribu karena kedapatan terjaring dua kali karena tak memakai masker.

Baca Juga  Begini Cerita Kajari Jember Sebagai Penyintas Covid-19

Operasi ini akan dilakukan terus di seluruh wilayah Kabupaten Jember pasalnya angka kematian warga yang terpapar Covid-19 di Kabupaten Jember terus meningkat. Menurut catatan PMI Jember sebanyak 64 orang meninggal dengan perlakuan protokol Covid-19.

Reporter: Rio

Loading...

Tinggalkan Balasan