Ratusan Anggota GP Ansor Kencong Tambal 25 Km Jalan Berlubang

48
Aksi massa saat menambal jalan pakai pohon pisang

JEMBER, (Kabarjawatimur.com) – Para pengendara kendaraan bermotor yang melewati jalur Kencong Tanggul, Minggu (22/11/2020) dihebohkan dengan keberadaan tanaman berupa pohon pisang di tengah jalan beraspal.

Namun belakangan diketahui pohon pisang di tengah jalan beraspal ini bukan tumbuh dengan sendirinya, tetapi memang sengaja di tanam oleh ratusan orang dari GP Ansor cabang Kencong dan Banser Kencong.

Penanaman batang tanaman pisang ini ternyata bertujuan untuk mengantisipasi bertambahnya korban kecelakaan yang sudah sering terjadi di sepanjang jalan tersebut. Diketahui saat ini kondisi jalan milik Kabupaten Jember terutama di wilayah bagian selatan sangat buruk penuh lubang.

“Kami melakukan kegiatan ini, semata mata merasa prihatin dengan kondisi jalan yang sejak 2015 atau lima tahun dibiarkan rusak tanpa disentuh pembangunan oleh pemerintah, apalagi jalan penghubung dua kecamatan ini sering menimbulkan korban hingga meninggal dunia,” ujar Ketua GP Ansor Cabang Kencong Agus Nur Yasin yang memimpin aksi.

Loading...
Baca Juga  Nelayan Jatim Serukan Dukungan untuk Erick Thohir Pimpin Indonesia

Nur Yasin menambahkan, bahwa aksinya ini dilakukan secara serentak di dua titik lokasi. Selain di jalan raya utama yang menghubungkan Kecamatan Kencong-Tanggul dan Wringin Agung Kecamatan Jombang, ratusan anggota Ansor dan banser lainnya melakukan aksi serupa di jalur Gumukmas-Puger.

“Ada 200 personil Ansor dan Banser yang kami libatkan dalam aksi ini, jika digabungkan, sekitar 25 km jalan yang kami tambal, karena tidak semua kami tanami pisang, hanya yang terlihat lubang besar saja, sisanya kami uruk dengan pasir, yang penting aman dilalui kendaraan,” beber Nur Yasin.

Nur Yasin berharap, aksinya ini bisa memberikan kritik kepada pemerintah dengan memperhatikan infrastruktur jalan yang merupakan kebutuhan vital bagi masyarakat dalam menjalankan roda perekonomian.

Baca Juga  Korban Dugaan Penyerangan di Desa Kandangan Dipanggil Aparat Ditreskrimum Polda Jatim

“Yang jelas, aksi kami ini merupakan kritik sosial bagi pemerintah, mudah mudahan pemerintah semakin peka, terutama terhadap kondisi infrastruktur jalan,” tandas Agus Nur Yasin. (*)

Reporter: Rochman

Loading...
Artikulli paraprakDua Pria Panjat Pagar Masjid di Surabaya Curi Kotak Amal
Artikulli tjetërWarga Kabuh Jombang dan Warga Surabaya Diamankan Polisi Dalam Kamar Kos

Tinggalkan Balasan